Jumat, 24 April 2026 WIB

Dedi Disebut-sebut Telap 200 Juta Jatah Oknum Poldasu.Apa Benar..?

Administrator Administrator
Dedi Disebut-sebut Telap 200 Juta Jatah Oknum Poldasu.Apa Benar..?
Int : Foto Kosmetik yang berbahaya
17MERDEKA::Sungguh lucu sekaligus hina, bisa-bisanya pria keturunan Tionghoa kerap disapa panggilan Dedi disebut- sebut memotong jatah oknum - oknum polisi nakal setiap bulannya sebesar Rp 200 juta yang berasal dari setoran para pengusaha toko obat dan kosmetik ilegal di seluruh wilayah Kota Medan. Apa benar....ya ?

Santer terdengar terjadinya keributan di Poldasu dikarenakan kelakuan pria bernama Dedi keturunan tionghoa warga Jalan Platina Medan Marelan yang mengaku-ngaku sebagai ketua asosiasi pengusaha obat-obatan ilegal.Mendengar kabar tersebut wartawan langsung mencari kebenaran Informasi dari salah seorang pengusaha yang juga mengenal sosok sepak terjang seorang Dedi.

Menurut informasi yang berhasil dihimpun bahwa setiap bulannya Dedi mengumpulkan uang setoran dari para pengusaha toko obat ilegal yang ada di wilayah Kota Medan guna disetorkan ke oknum-oknum polisi nakal yang berada di Poldasu.Ironisnya, uang setoran bukannya sesuai titipan, malah Dedi disebut-sebut hanya memberikan uang sebesar  Rp 50 Juta dengan sengaja memotong uang Rp 200 juta dari Rp 250 juta yang biasa diberikan setiap bulannya.

"Ribut di Poldasu gara uang setoran dipotong si Dedi, baru-baru ini aja kejadiannya, "ujar sumber yang enggan namanya dipublikasikan, Kemarin (22/6/17). Ketika dikonfirmasi terkait hal tersebut Kabid Humas Poldasu Kombes Pol Rina Sari Ginting melalui seluler 08126013***  belum menjawab dan memberi tanggapannya. 

Sementara itu, Ketua DPD KPK Nusantara  Indra Jabrek Hutapea,S.H mengatakan ada apa dengan pihak kepolisian sekarang ini. Sosok Dedi harus dicari oleh pihak Propam Poldasu,  jelas sudah mencoreng citra lembaga Kepolisian.Kalau perlu tangkap si Dedi itu. Mungkin saja ada indikasi dia berperan juga memasarkan kosmetik-kosmetik ilegal berbahaya yang sangat merugikan masyarakat, Ujar,Indra melalui seluler .    

Guna pemberitaan yang berimbang Dedi yang juga dihubungi melalui seluler dengan nomor 081264788373 meski telepon aktif hingga berita di turunkan Dedi belum memberikan jawaban baik via SMS.(17M-5)

Tag:
Berita Terkait
Wartawan 17merdeka.com adalah yang namanya tercantum di susunan Redaksi. Segala proses peliputan yang diterbitkan oleh media online 17merdeka.com harus menunjukkan tanda pengenal/Kartu Pers. Hubungi kami: redaksi.17merdeka@gmail.com
Komentar
Berita Terkini