Selasa, 21 Juli 2026 WIB

Diduga Dipaksa Suami, Istri Gagal Selundupkan Ganja ke Rutan Tanjung Gusta

Administrator Administrator
Diduga Dipaksa Suami, Istri Gagal Selundupkan Ganja ke Rutan Tanjung Gusta
17MERDEKA
tersangka pembawa ganja

17MERDEKA, Medan - Diduga dipaksa suami, seorang Ibu Rumah Tangga (IRT) berinisial DS terpaksa harus senasib dengan pria yang telah menikahinya itu. Warga Jalan Bakti Luhur Gang Simbok Lingkungan III, Kelurahan Dwikora, Medan Helvetia itu kedapatan hendak menyelundupkan ganja.

Rencananya, barang haram ganja seberat 50 gram itu akan diserahkan DS kepada suaminya yang telah menghuni Rumah Tahanan (Rutan) Tanjung Gusta Medan.

Mirisnya, untuk mengelabui petugas, DS membawa anaknya yang masih balita ke rutan. Tapi, petugas yang mencurigai gerak-geriknya berhasil menemukan ganja tersebut di tempat tersembunyi.

"Dia (tersangka, red) diamankan bersama seorang anaknya yang masih berusia di bawah lima tahun. Dia berencana menjenguk suaminya Feri Wibowo yang merupakan tahahan rutan," terang Kepala Pengamanan Rutan Tanjung Gusta, Nimrod Sihotang, Kamis (7/9).

Nimrod menjelaskan, penangkapan tersangka berawal dari kecurigaan petugas terhadap gerak-geriknya, karena tampak gelisah saat melewati Body Scanner. Petugas kemudian melakukan pemeriksaan secara mendalam.

"Saat petugas kita, Bu Hotmaida Sihombing melakukan pemeriksaan tas tersangka, ditemukanlah narkoba itu dibungkus dalam plastik. Beratnya kurang lebih sekitar 50 gram," urai Nimrod.

Terkait pengungkapan itu, Nimrod Sihotang mengimbau, agar masyarakat maupun pihak keluarga Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) ikut membantu berantas narkoba.

"Pemberantasan narkoba bukan hanya tanggungjawab petugas rutan tapi seluruh masyarakat, karena belum tentu semua petugas baik dan menepati sumpahnya sebagai abdi negara. Kami juga berharap kepada masyarakat agar menyadari keluarganya yang sedang berada di rutan sedang menjalani pembinaan, ikut bantu," pinta Nimrod.

Selanjutnya Kepala Pengaman Rutan Tanjung Gusta Kelas 1, mengajak seluruh elemen masyarakat, khususnya keluarga WBP agar tidak terlalu memanjakan keluarganya yang sedang menjalani proses hukum.

"Kami juga sering mengimbau supaya keluarga WBP, agar jangan terlalu dimanjakan saudaranya yang sedang menjalani proses hukum,  seperti memberikan uang yang berlebihan karena uang adalah sumber masalah rentan disalahgunakan ke hal-hal yang negatif," sebut Nimrod.  (17M/07)


Tag:
Berita Terkait
Wartawan 17merdeka.com adalah yang namanya tercantum di susunan Redaksi. Segala proses peliputan yang diterbitkan oleh media online 17merdeka.com harus menunjukkan tanda pengenal/Kartu Pers. Hubungi kami: redaksi.17merdeka@gmail.com
Komentar
Berita Terkini