Jumat, 24 April 2026 WIB

Muhammad Iqbal Abdul Jalil Rahmad Syah Dinobatkan Sebagai Sultan ke XIII Kesultanan Asahan.

Administrator Administrator
Muhammad Iqbal Abdul Jalil Rahmad Syah Dinobatkan Sebagai Sultan ke XIII Kesultanan Asahan.

17MERDEKA.COM|Pemko Tanjungbalai melakukan kegiatan pagelaran adat melayu kesultanan Asahan, berupa penobatan Sultan baru yang ke XIII di lapangan Sultan Abdul Jalil Rahmadsyah Kota Tanjungbalai, Kamis (10/8/23).

Walikota Tanjungbalai Waris Thalib, mengatakan pihaknya sedang menunggu gebrakan dari Sultan baru Asahan untuk ikut memajukan Kota Tanjungbalai ke arah yang lebih baik lagi .

“ Hari ini kami menjadi pihak yang paling bergembira, bisa menjadi rumah dalam sebuah kegiatan yang akan menjadi sejarah ini, Kebahagiaan kami rasanya tak cukup disampaikan dengan kata-kata. Pasalnya, pengangkatan yang hari ini dilakukan menjadi bukti bahwa Tanjungbalai adalah rumah bagi suku Melayu, “ Katanya.

Tanjungbalai akan selamanya menjadi ikon dari Melayu, khususnya Melayu Asahan, sambung Waris Thalib lagi.

“ Sudah lebih 300 tahun Kesultanan Asahan berdiri di Tanjungbalai. Alhamdulillah hari ini masih menjadikan Kota Tanjungbalai sebagai tempat bernaung, tempat berhimpun dan berkumpul. Ini kebanggaan yang tak didapatkan oleh daerah lain, “ pungkasnya .

Dikatakannya, Pemerintah Kota bersama dengan Kesultanan Asahan sudah selayaknya mampu menjalin berbagai kerjasama untuk memajukan Kota Tanjungbalai.

“ Ikon-ikon kebudayaan Tanjungbalai tidak akan bisa lepas daripada eksistensi Kesultanan Asahan itu sendiri,maka dalam kesempatan ini saya sampaikan mari kita bekerja sama menuju Tanjung Balai bersih yang madani,” katanya.

Sementara itu Sultan Asahan ke XIII, Muhammad Iqbal Abdul Jalil Rahmad Syah mengatakan, bahwa kegiatan ini dihadiri oleh pemangku adat dari kesultanan Aceh, Medan, Batubara dan Langkat .

Sebagai Sultan Asahan yang baru saja dinobatkan, Muhammad Iqbal mengatakan kesiapan dirinya untuk memajukan adat melayu bersama dengan Pemerintah Kota (Pemko) dan masyarakat Kota Tanjungbalai. “ Saya siap memajukan adat budaya melayu di Kota Tanjungbalai ini,“ pungkasnya.

Gubernur Sumatera Utara, Edy Rahmayadi yang turut hadir dalam kegiatan itu menyebutkan bahwa dirinya sebentar lagi sudah tidak lagi menjabat sebagai orang nomor satu di Sumatera Utara .

‘ Mulai hari ini sampai dengan tanggal 5 September 2023 masa jabatan saya sebagai gubernur sumatera utara telah selesai, harapan saya kepada kesultanan Asahan, Mabmi, tokoh agama, tokoh masyarakat beserta etnis Kota Tanjungbalai agar berkoordinasi dengan Walikota Tanjungbalai untuk membangun alun-alun lapangan Sultan Abdul Jalil Rahmad syah agar tidak hilang adat melayu di Kota Tanjungbalai ini.” Pungkasnya.

Kegiatan itu dirangkai dengan penampilan atraksi silat,tarian persembahan,menyanyikan lagu Indonesia raya, pembacaan ayat suci al-quran,pembacaan doa, proses pertabalan, pembacaan surat pengakuan pengangkatan sultan dan penyerahan regalia benda pusaka diraja kesultanan asahan.

Hadir dalam kegiatan ini Ketua DPRD kota Tanjungbalai,Tengku Eswin. Dandim 0208/Asahan. Letkol. Inf. Muhammad Bassarewan, Wakapolres Tanjungbalai. Kompol. Rudi Candra, Kapolres Asahan, AKBP Rocky Hasuhunan Marpaung.

Mewakili Danlanal TBA. Kapten (POM) Zailani, Mewakili Ketua Pengadilan Negeri Tanjungbalai,Muhammad Sacral, mewakili Kejari Tanjungbalai. Nurul Ayu Rezeki, mewakili Ketua Pengadilan Agama Tanjungbalai. Edi Sumardi. Ketua TP-PKK Kota Tanjungbalai. Ny. Fatiah Haitami Waris,Para OPD,Kabag,Camat dan Lurah se Kota Tanjungbalai.Ketua MUI Kota Tanjungbalai. H. Hazarul Aswadi,Tokoh agama, tokoh masyarakat dan etnis Kota Tanjungbalai.(**)

Wartawan 17merdeka.com adalah yang namanya tercantum di susunan Redaksi. Segala proses peliputan yang diterbitkan oleh media online 17merdeka.com harus menunjukkan tanda pengenal/Kartu Pers. Hubungi kami: redaksi.17merdeka@gmail.com
Komentar
Berita Terkini