Sabtu, 18 April 2026 WIB

Warganya Digusur Satpol PP, Kades Bojonggede Akui Bersalah

Administrator Administrator
Warganya Digusur Satpol PP, Kades Bojonggede Akui Bersalah
17MERDEKA
pertemuan dengan warga korban penggusuran

17MERDEKA, BOGOR - Pasca penggusuran rumah dan kios yang dilakukan Satpol PP Kabupaten Bogor di sepanjang Jalan Raya Bojonggede, Sabtu (30/11/17) lalu, menimbulkan kesedihan mendalam bagi warga  korban gusuran tersebut.

Bahkan warga merasa sakit hati dengan Kepala Desa Bojonggede yang dituding tidak memihak kepada warganya.

Namun hal ini sudah mulai berangsur membaik pasca diadakanya pertemuan warga korban gusuran di rumah Kades Bojonggede yang dihadiri oleh anggota DPRD Kabupaten Bogor H Barkah dan anggota DPRRI dari Fraksi PDIP Adian Napitupulu, Selasa (2/01/18) kemarin. 

Dalam pertemuan tersebut Kades Bojonggede, anggota DPRD Kabupaten Bogor, dan anggota DPR RI mendengarkan keluhan warga korban gusuran tersebut. 

Ismudin perwakilan dari warga korban penggusuran mengatakan, setelah menerima surat peringatan 1 pihaknya sudah berupaya dengan berkirim surat ke bupati namun tidak ada tanggapan.

"Kemudian kami dikumpulkan oleh Kades dan Camat Bojonggede, hasil dari pertemuan tersebut kami hanya disuruh mundur beberapa meter agar kami tidak dibongkar. Kami ikuti tapi nyatanya kami tetap digusur kalaupun alasannya IMB, seharusnya bisa dimusyawarahkan. Kami pun siap membuat IMB, kami ini taat hukum. Saya berharap dengan adanya pertemuan ini persoalannya bisa selesai dengan baik, karena kami juga punya hak dalam hal ini," ungkapnya panjang lebar. 

Sementara Adian Napitupulu mengaku akan berusaha membantu masyarakat korban gusuran tersebut. 

"Semaksimal mungkin akan saya bantu dan saya juga minta maaf kalau kedatangan saya terlambat, karena saya dapat informasi setelah adanya pembongkaran," kilahnya. 

Dede Malvina Kades Bojonggede juga meminta maaf dan mengaku bersalah.

"Sebenarnya saya sudah berupaya sebelum pembongkaran, saya lah yang paling menentang pembongkaran tersebut bukan berarti pihak Desa yang mengajukan pembongkaran. 

Pasca penggusuran pun saya kumpulkan warga dan menghubungi LBH 9 Bintang yang katanya LBH tersebut membantu warga korban gusuran  dan saya siap membantu dana untuk LBH tersebut apabila diperlukan. Jadi kalau warga mengangap saya sebagai Kades yang berpihak ke Pemda itu salah," sebutnya.

Kades menilai, ada warga yang kesal kepada dirinya sehingga menimbulkan isu tersebut.

"Tapi itu semua saya terima karena saya pun maklum dengan kondisi warga sekarang ini. Dalam hal ini saya siap membantu memfasilitasi untuk kronologis surat warga yang menjadi korban penggusuran," tutupnya. (17M.20)


Tag:
Berita Terkait
Wartawan 17merdeka.com adalah yang namanya tercantum di susunan Redaksi. Segala proses peliputan yang diterbitkan oleh media online 17merdeka.com harus menunjukkan tanda pengenal/Kartu Pers. Hubungi kami: redaksi.17merdeka@gmail.com
Komentar
Berita Terkini