Minggu, 19 April 2026 WIB

Pelayanan Stasiun KA Rantauprapat Dituding Tidak Becus

Administrator Administrator
Pelayanan Stasiun KA Rantauprapat Dituding Tidak Becus
Foto: Muchtar Matondang (59) warga Jalan Perisai Indah, Rantauprapat sesalkan tindakan pelayanan Kepala Stasiun Kerata Api Besar (KSB) Rantauprapat
17MERDEKA,Labuhanbatu-Muchtar Matondang (59) warga Jalan Perisai Indah, Rantauprapat sesalkan tindakan pelayanan Kepala Stasiun Kerata Api Besar (KSB) Rantauprapat yang terkesan buang badan saat mengklaim pembatalan ticket keberangkatan ke Kota Medan.

Hal tersebut dikatakan Muchtar Matondang, Selasa (17/10/2017) kepada 17MERDEKA.Com di kediamannya Jalan Perisai Indah. Dia mengatakan, saat mengklaim pembatalan ticket keberangkatannya menuju kota Medan, seorang costumer service stasiun Kereta Api Besar Rantauprapat menyatakan ticket atas namanya dan keluarga tidak terdaftar.

"Saya pesan ticket pada malam hari untuk berangkat ke Medan besoknya. Karena ada urusan yang harus diselesaikan dulu, jadi saya batalkan. Sewaktu saya mengklaim pembatalan ticket, seorang Customer Service yang saya datangi yang bernama dedi mengatakan, nama saya tidak terdaftar. Kalau nama saya tidak terdaftar, kenapa surat pembatalan ticket ini keluar."ucap Muchtar.

Diterangkan Muchtar, saat mengklaim pembatalan ticket, seorang karyawan yang mengaku Costumer service memakai baju seragam yang bukan di bagian Customer Service. Ironisnya, Karyawan pada saat mengeluarkan pembatalan ticket sudah mengundurkan diri berselang hari saja.

"Sewaktu mengklaim, saya lihat seragamnya tidak sama dengan seragam Costumer Service yang biasa pada malam itu. Kita tanya karyawan yang mengeluarkan pembatalan ticket dimana, Kepala Stasiun dengan mudah mengatakan sudah mengundurkan diri. Ini kan terkesan main-main.

Lanjutnya lagi, ia minta kepada pihak Kepala Drive I KAI Sumut, agar Stasiun Kereta Api di Rantauprapat di evaluasi kinerjanya dan saya sesalkan pada malam itu Kepala Stasiun mengatakan saya yang bersalah. Kalau saya yang bersalah, ini yang saya pegang gimana ?. Pelayanan Stasiun Kereta api Rantauprapat tidak becus."terangnya sambil menunjukan surat pembatalan yang dikeluarkan pihak Stasiun Kereta Api Besar Rantauprapat.

Kepala Stasiun Besar Kereta Api Rantauprapat saat disambangi 17MERDEKA.Com mengenai hal tersebut mengatakan, bahwa sewaktu pembatalan ticket, calon penumpang  tidak menyertai surat kuasa.

Seharusnya memakai surat kuasa. "Calon penumpang yang ingin membatalkan ticket seharusnya memakai surat kuasa jika itu diwakilkan. Jika kejadian seperti ini, saya laporkan dulu ke Divre I Sumut bagian Penumpang"kilahnya.

Berselang beberapa hari, setelah kejadian tersebut, informasi yang diperoleh, uang calon penumpang Muchtar Matondang belum juga dikembalikan dari pihak Stasiun Kereta Api Rantauprapat. Hingga kini, Muchtar Matondang telah melaporkan hal tersebut ke Divre I Sumut.(17M.10).

Tag:
Berita Terkait
Wartawan 17merdeka.com adalah yang namanya tercantum di susunan Redaksi. Segala proses peliputan yang diterbitkan oleh media online 17merdeka.com harus menunjukkan tanda pengenal/Kartu Pers. Hubungi kami: redaksi.17merdeka@gmail.com
Komentar
Berita Terkini