Sabtu, 02 Mei 2026 WIB

Fahmi Tidak Pernah Bermimpi Menjadi Sekda

Administrator Administrator
Fahmi Tidak Pernah Bermimpi Menjadi Sekda
17merdeka.com

17MERDEKA. BOGOR. - Pergantian jabatan Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Bogor, yang akan ditinggalkan Ade Sarip Hidayat, memang tinggal beberapa waktu lagi. Namun demikian, sederet nama sudah digadang-gadang bakal menduduki jabatan Sekda Kota Bogor, pasca lengsernya Ade Sarip Hidayat, karena memasuki masa purna bakti.

Beberapa nama yang sudah mulai mengibarkan diri untuk merebut kursi Sekda Kota Bogor, diantaranya, Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Hanafi, Asisten Pemerintahan, Irwan Riyanto, Asisten  Sosial Kemasyarakatan, Doddy Achadiat. 

Kemudian, Kepala Dinas Penanaman Modal Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP), Firdaus dan Kepala Badan pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Denny Mulyadi, yang disebut sebut bakal dipercaya Walikota Bogor Bima Arya Sugiarto, untuk menduduki jabatan Sekda Kota Bogor.

Namun demikian, belakangan ini, ramai  diperbincangkan nama Kepala Dinas Pendidikan Kota Bogor, Fachrudin atau yang akrab di sapa Fahmi yang namanya terus melambung. Mantan gurunya Bima Arya ini,  kini turut digadang-gadang bakal mulus menduduki jabatan Sekda Kota Bogor, karena memiliki beberapa penilaian lebih dari nama nama pejabat yang disebutkan sebelumnya.

Bisakah Fachrudin, melenggang dengan mulus untuk menempati singgasana kursi Sekda Kota Bogor. Sangatlah mungkin.  Selain memiliki historis khusus dengan Walikota Bogor Bima Arya Sugiarto, sederat nama yang  pernah menduduki jabatan Sekda Kota Bogor pun, ternyata berasal dari lingkungan Dinas Pendidikan Kota Bogor.  Sebut saja  Bambang Gunawan, Aim Halim Hermana dan Ade Sarip Hidayat. Dengan demikian nama Fachrudin pun kian melejit sebagai bakal calon kuat. 

Kepala Dinas Pendidikan Kota Bogor, Fachrudin ketika dikonfirmasi menampik kalau dirinya turut masuk nominasi dan digadang-gadang bakal mulus menduduki  kursi Sekretaris Daerah Kota Bogor. 

"Waduh saya mah mimpi juga tidak pernah untuk menduduki jabatan Sekda, ngurus pendidikan saja saya sudah kewalahan, apalagi ngurusi birokrasi, saya pasti tidak sanggup," ujarnya.

"Jangan karena beberapa pejabat Sekda berasal dari Dinas Pendidikan, kemudian saya masuk juga akan menjadi Sekda. Saya ini orang pendidikan, makanya saya diberi kepercayaan oleh Walikota Bogor untuk mengurusi pendidikan, kalau jadi Sekda ilmu saya belum cukup untuk mengurusi birokrat," ujar Fahmi.

Namun demikian, Fahmi menegaskan, dahulu juga ia tidak pernah bermimpi jadi Kepala Dinas Pendidikan, tetapi kehendak Allah kan lain. 

"Saya dari guru SMA Negeri 1 diangkat menjadi Kepala SMA Negeri 10. Kemudian diangkat lagi menjadi Kepala SMA Negeri 3, kemudian saya dipercaya sebagai Sekretaris Dinas Pendidikan, dan sekarang saya diberi kepercayaan untuk menjabat sebagai Kepala Dinas Pendidikan. Itukan Allah yang berkehendak. Maka jika Allah sudah berkehendak, saya juga tidak bisa menolak," pungkasnya. (17M.30)

Wartawan 17merdeka.com adalah yang namanya tercantum di susunan Redaksi. Segala proses peliputan yang diterbitkan oleh media online 17merdeka.com harus menunjukkan tanda pengenal/Kartu Pers. Hubungi kami: redaksi.17merdeka@gmail.com
Komentar
Berita Terkini