Rabu, 24 Juni 2026 WIB

Taklukkan Borneo 3-2, PSMS Naik Satu Peringkat

Administrator Administrator
Taklukkan Borneo 3-2, PSMS Naik Satu Peringkat
Istimewa/MO PSMS
Legimin Raharjo memimpin rekan-rekaknnya mengalahkan Borneo FC di Stadion Teladan, Sabtu (3/11/2018) malam.


17MERDEKA, MEDAN - Skuad PSMS Medan berhasil meraih kemenangan 3-2 saat menjamu Borneo FC pada pekan ke-29 Liga 1 di Stadion Teladan, Sabtu (3/11/2018) malam.

Tambahan tiga poin ini membuat asa Ayam Kinantan lolos dari zona degradasi masih terjaga. Kini PSMS, naik satu peringkat ke posisi 17 dengan 30 poin. Legimin Raharjo sukses menggeser Perseru yang turun ke dasar klasemen dengan 29 poin.

Masih ada 6 laga sisa yang harus dilakoni skuad Peter Butler ini agar benar-benar bisa bertahan di Liga 1. Pada pertandingan malam ini, PSMS sempat tertinggal lebih dulu lewat gol Titus Bonai pada menit 34.

PSMS berhasil menyamakan kedudukan lewat gol indah Fredyan Wahyu dari jarak jauh pada menit 36. Namun, taji Titus Bonai sempat membuat PSMS kewalahan. Dia kembali mencetak gol menit 48 sekaligus memimpin timnya unggul 2-1.

Tuan rumah sukses kembali menyamakan kedudukan pada menit 71. Adalah Matsunaga lewat tendangan bebas. Skor pun menjadi 2-2.

Kemenangan menjadi milik PSMS saat Mahardika Lasut melakukan gol bunuh diri pada menit 80. Skor pun lantas berubah menjadi 3-2 milik PSMS hingga laga usai.

Pelatih Borneo FC, Dejan Antonic tak bisa menyembunyikan kekecewaannya usai timnya harus pulang dengan tangan kosong dari Medan.

"Kita kecewa, karena dua kali kita leading dan akhirnya kalah 3-2," ujarnya usai laga.

Diapun menyebut kekalahan timnya lantaran kurang fokus hingga membuat kesalahan sendiri yang dimanfaatkan pemain lawan.

"Dari tiga gol, dua gol kita salah sendiri. Biasanya saya sering bilang, kalau tidak salah sendiri pasti bisa menang. Tapi dua gol itu muda sekali. Gol pertama dan gol ketiga, serius tidak bisa salah seperti itu. Tapi oke kita fokus ke Semarang (PSIS)," ungkapnya.

Dia mengakui absennya beberapa pemain karena cedera dan akumulasi kartu membuat pertandingan lebih berat. 

"Berat sekali, banyak pemain yang cedera dan kartu kuning, dan kita harus bikin tim yang kita punya, bukan yang saya mau. Tapi puji Tuhan sudah oke. Lihat ke depan. Kita harus menang lawan Semarang," tuturnya.

Sementara itu, pemain Borneo, Lerby Eliandry mengakui kekalahan timnya pada laga ini lantaran kurang fokus sepanjang laga. 

"Dua kali leading tapi ya mungkin kami banyak belajar agar menit-menit akhir bisa fokus agar bisa lebih baik. Selamat buat PSMS Medan," pungkasnya.

Sedangkan Pelatih PSMS Peter Butler mengaku senang atas kemenangan yang diraih skuadnya ini. Dia menyanjung semangat tak pantang menyerah hingga mampu membalikkan keadaan setelah dua kali tertinggal. 

"Saya juga berterima kasih atas semangat dari suporter PSMS yang terus mendukung kita setelah mengalami kekalahan telak di pertandingan lalu," tegas Peter Butler. (17M.05) 

Wartawan 17merdeka.com adalah yang namanya tercantum di susunan Redaksi. Segala proses peliputan yang diterbitkan oleh media online 17merdeka.com harus menunjukkan tanda pengenal/Kartu Pers. Hubungi kami: redaksi.17merdeka@gmail.com
Komentar
Berita Terkini