Rabu, 24 Juni 2026 WIB

Tak Terdegradasi, PSMS Wajib Kalahkan Persela

Administrator Administrator
Tak Terdegradasi, PSMS Wajib Kalahkan Persela
Istimewa/MO PSMS

17MERDEKA, MEDAN - Untuk bisa keluar dari zona degradasi, PSMS Medan harus mampu meraih poin penuh di seluruh sisa laga Liga 1 2018. Salah satunya menghadapi Persela Lamongan di Stadion Teladan Medan, Jumat (21/9) sore.

Pelatih PSMS Medan, Peter Butler mengatakan, tim Ayam Kinantan harus bisa meraih kemenangan atas Persela Lamongan, kendati diakuinya cukup sulit. Untuk itu, timnya harus bisa tampil percaya diri saat bermain di hadapan pendukungnya.

"Mereka (PSMS) harus percaya diri, karena Persela merupakan lawan yang tidak mudah," ujar Peter, Kamis (20/9).

Peter menilai, menghadapi Laskar Joko Tingkir-julukan Persela- timnya punya modal cukup baik setelah menahan Perseru Serui 1-1, Minggu (16/9) lalu. Kendati tidak menjanjikan kemenangan, pelatih asal Inggris tersebut menjamin skuadnya akan tampil disipilin dan kerja keras.

Menghadapi Persela yang saat ini diarsiteki mantan bintang timnas, Aji Santoso, sejumlah pemain PSMS tidak bisa diturunkan macam Reinaldo Lobo, Firza Andika dan Gusti Sandria. Namun Butler masih menaruh kepercayaan diri timnya bisa tampil maksimal.

"Kita main kolektif saya yakin kita bisa jadi lebih baik," ucapnya.

Kendati diakuinya cukup sulit untuk bisa keluar dari zona degradasi, dia masih yakin dengan semangat yang ditunjukkan pemainnya.

"Ada enam pertandingan yang sudah dimainkan pasca saya bergabung. Saya tahu kualitas kita kerja. Performa pemain naik, begitu pula kepercayaan diri mereka," pungkasnya.

Sementara itu, bek PSMS yang akan diturunkan mengganti Lobo, Rony Fatahillah siap menjalankan instruksi pelatih saat menghadapi Persela.

"Apa yang diinstruksikan pelatih, misalnya ada penjagaan khusus, saya jag. Kalau tidak ada, kita maksimalkan kerja sama tim," ucapnya.

Sementara, Pelatih Persela Lamongan, Aji Santoso, melontarkan kalimat bernada pujian kepada PSMS Medan.

Menurutnya, saat PMS menjamu PSIS Semarang di Stadion Teladan Medan, Rabu (12/9) lalu, ada faktor keberuntungan pada PSIS sehingga bisa mencetak gol pertama.

"Gol (gol pertama PSIS) pun ada unsur lucky. Dalam sepakbola itu ada unsur lucky walau kecil bisa menentukan. Dan gol itu tercipta dari tendangan corner (sudut). Gol tercipta itu bukan lewat proses open play, tapi bola mati," katanya saat sesi temu pers di Sekretariat PSMS Medan, Kamis (20/9) sore.

Belum lagi kata dia, hasil imbang 1-1 PSMS saat laga tandang menghadapi Perseru Serui, Minggu (16/9) lalu juga merupakan modal positif bagi tim besutan Peter Butler tersebut.

"Apalagi sebelumnya, PSMS main cukup positif, bisa menahan imbang Perseru 1-1, paling tidak ini bisa meningkatkan mental dari pemain PSMS," ucapnya lagi.

Selain mengomentari performa tim PSMS, mantan bintang timnas Indonesia itu juga memuji performa beberapa pilar The Killer-julukan lain PSMS Medan- seperti Reinaldo Lobo dan mantan pemainnya di Persela, Shohei Matsunaga.

"Selama ini Lobo merupakan pilar pemain belakang. Dia bisa build-up, dia juga kuat duel bola atas, bola bawah. Saya dapat informasi Lobo tidak bisa main. Paling tidak kami akan mencoba bisa memanfaatkan situasi ini, walaupun di tim kami, Atayev (Ahmet Atayev), gelandang andalan saya tidak bisa main. Besok pertandingan saya akan berusaha maksimal," ucapnya.

Sementara itu, dia juga menilai Matsunaga membawa perubahan besar di tubuh PSMS Medan.

"Ketika melawan PSIS, Matsunaga cukup impresif, mencetak dua gol, cukup bagus. Selama membela PSMS ada big influence (pengaruh besar) terhadap tim ini," ungkapnya.

Menurut pria yang cukup lama memperkuat tim Persebaya Surabaya itu, mendapatkan satu poin saja dari PSMS jadi hasil yang cukup baik.

"Menurut saya, tugas yang tidak mudah menghadapi PSMS. Perbedaan klasemen bukan jaminan dapat poin dengan mudah. Kita tahu PSMS di papan bawah, tapi bagi kami perlu perjuangan keras. Satu poin saja sudah bagus, syukur-syukur tiga," ucapnya.

Ahmad Birrul Walidain, pemain Persela yang mendampingi Aji mengatakan, perlu kerja keras untuk menghadapi PSMS Medan.

"Kami siap menghadapi PSMS Medan, kami akan kerja keras," ucapnya.

Sementara itu di klasemen sementara Liga 1 musim 2018, Persela menduduki posisi delapan (8) dengan mengoleksi 31 poin, terpaut 10 tingkat di atas PSMS yang menjadi juru kunci Liga 1 di posisi 18 dengan 20 poin.

Dari empat pertemuan kedua tim sebelumnya di kandang PSMS, Persela mampu mengalahkan PSMS 0-1, Senin, 11 Agustus 2008 lalu sementara tiga pertandingan lainnya berakhir dengan kemenangan bagi PSMS Medan. (17M.05) 

Wartawan 17merdeka.com adalah yang namanya tercantum di susunan Redaksi. Segala proses peliputan yang diterbitkan oleh media online 17merdeka.com harus menunjukkan tanda pengenal/Kartu Pers. Hubungi kami: redaksi.17merdeka@gmail.com
Komentar
Berita Terkini