Tanah Milik PTPN ll Distrik Rayon Selatan Diduga Dicaplok Mafia Tanah Inisial " Tar "

Administrator Administrator
Tanah Milik PTPN ll Distrik Rayon Selatan Diduga Dicaplok Mafia Tanah Inisial " Tar "

17MERDEKA, MEDAN - Humas PTPN II Rahmad Kurniawan menegaskan, pihaknya akan periksa HGU. "Kalau memang itu tanah negara, kita akan ambil hak negara . Mungkin besok kita akan ke lokasi melihat areal tanah tersebut," ujarnya.

Penegasan Humas PTPN II ini terkait adanya oknum mafia tanah Tar mencaplok lahan milik PT Perkebunan Nusantara ll Distrik Rayon Selatan, Jalan Kebun Kopi, Marendal, Kecamatan Patumbak.

Hal itu dibenarkan oleh salah satu pekerja yang ditemui di seputaran kantor PTPN ll pada Rabu, (8/6/2022) sekira pukul 15:10 Wib.

Menurut salah satu pekerja yang namanya tidak ingin di publikasikan menuturkan di Kantor Distrik Rayon Selatan merasa heran ketika melihat separuh kantornya dijadikan tempat warung minuman oleh oknum yang dikenal warga sebagai mafia tanah.

"Intinya disini tidak tau dan tidak ada konfirmasi sama kita," ucap pekerja Distrik Rayon Selatan yang tidak ingin ditulis namanya.

Berdasarkan logika, tidak mungkin pihak PTPN ll memberikan asetnya kepada pihak mafia tanah.

"Logika saja, tidak mungkin kami suruh pakai...pakai...pakai walaupun aset kami tapi kebun Patumbak yang punya," sambungnya.

"Bapak - bapak punya kantor, kami ambil separuh, dikasih gak," tanyanya kepada awak media dengan nada kesal.

Ditegaskan lagi bahwa PTPN ll Distrik Rayon Selatan tidak pernah memberikan izin kepada mafia tanah untuk menduduki atau membangun warung tempat minuman di lingkungan kantor Jalan Kebun Kopi, Marendal l.

"Sama sekali tidak ada memberikan izin," tegasnya.

Terpisah, saat ditemui warga sekitar bahwa sebelum dibangun warung minuman, tanah milik PTPN ll tersebut terdapat cagar alam berupa rumah panggung, namun sekarang cagar alam itu sudah tidak kelihatan lagi atau sudah dirobohkan oleh oknum yang tidak bertanggung jawab.

"Itu punya mafia tanah bang, tanah di marendal ini banyak dijual dia kepada pengembang," ucap wanita marga Simamora.

Ketika ditelusuri ke lokasi, tanah yang termasuk Aset PTPN ll yang diduga dicaplok oleh mafia tanah di pasang spanduk bertuliskan sekretariat pengurus Ranting ormas keagamaan, Desa Marendal l, Kecamatan Patumbak dan berjejer bendera di pagar berduri.

Disinyalir untuk menggapai tujuannya Tar berkamuflase menjadi ketua ormas kepemudaan dan selalu mencaplok tanah negara .

Saat masa jabatan nya habis dan tidak terpilih lagi di ormas kepemudaan Tar dengan modus bergabung ke ormas keagamaan tetap melakukan aksi penyerobotan tanah milik negara .

Sampai berita ini diterbitkan, awak media masih kesulitan mengkonfirmasi pemilik spanduk dan bendera ormas keagamaan yang terpasang di tanah milik PTPN ll Distrik Rayon Selatan.(17M.05/Int).


Tag:
Berita Terkait
Wartawan 17merdeka.com adalah yang namanya tercantum di susunan Redaksi. Segala proses peliputan yang diterbitkan oleh media online 17merdeka.com harus menunjukkan tanda pengenal/Kartu Pers. Hubungi kami: redaksi.17merdeka@gmail.com
Komentar
Berita Terkini