Kamis, 04 Juni 2026 WIB

DPRD Medan Desak Polrestabes Bongkar dan Tangkap Mafia Asuransi

Administrator Administrator
DPRD Medan Desak Polrestabes Bongkar dan Tangkap Mafia Asuransi

17MERDEKA, MEDAN - Polrestabes Medan, diminta segera membongkar sindikat mafia asuransi. Praktik penipuan berkedok asuransi ini sangat meresahkan masyarakat.

Hal itu ditegaskan Anggota DPRD Medan Mulia Syaputra Nasution SH, MH menanggapi maraknya aksi mafia asuransi, Rabu (23/3).

Menurut Mulia Syahputra, masyarakat harus lebih waspada dan cerdas dengan modus penipuan berkedok ansuransi.

"Segera laporkan ke pihak yang berwajib atau Kepling, jika ada orang tidak dikenal datang ke rumah dan gelagatnya mencurigakan dengan modus menawarkan jasa asuransi kesehatan atau sejenisnya," himbau Mulia Syahputra Nasution.

Ditambahkan Mulia Syahputra Nasution, modus penipuan berkedok asuransi ini cukup cerdik dalam menjerat calon korbannya.Kehadiran mafia yang berkamuflase sebagai agen pemasaran ini seolah menolong masyarakat dan sekaligus berperan sebagai donator akan untuk mengambil keuntungan dari kliem masyarakat.

Diharapkan masyarakat waspada terhadap orang yang tidak dikenal, menawarkan jasanya. Bila gelagatnya mencurigakan, segera laporkan ke polisi untuk diringkus.

Sementara dari beberapa sumber menyatakan, mafia asuransi dan oknum tidak bertanggungjawab dalam operasionalnya, selalu melakukan penyalahgunaan perannya sebagai agen.

Modus-modus penipuan tersebut berupa produk finansial, sebagian besar produk asuransi ditawarkan kepada masyarakat melalui agen pemasaran.

Namun, terlepas dari peran positif keberadaan asuransi, ada pula oknum tidak bertanggungjawab melakukan penyalahgunaan perannya.

Para mafia berkedok agen ini menyarankan calon nasabah untuk tidak menyatakan kondisi kesehatan yang sesungguhnya, walau nasabah dalam keadaan sakit parah serta pemalsuan identitas KTP nasabah.

Polanya dalam mengisi formulir aplikasi polis untuk memberikan pelayanan yang maksimal pada para calon nasabah, agen asuransi umumnya menawarkan untuk membantu mengisi formulir aplikasi asuransi.

Sementara itu, bagi agen asuransi yang “nakal”, mereka umumnya menawarkan agar nasabah tidak terus terang mengenai kondisi kesehatan yang sesungguhnya bahkan melakukan pemalsuan data nasabah.

Hal ini, termasuk aksi yang tidak jujur dan berpotensi kuat melakukan tindak pidana penipuan dan pemalsuan.

Ada pun himbauan untuk perusahaan asuransi swasta seperti Axa, Alliaz Manulife , Prudensial, FWD, Generali, Panin, Asra, AiA, sinar mas , chube serta asuransi yang ada di sumatera utara dan program asuransi perbankkan BRI, BNI dan lainnya agar lebih selektif dalam perekrutan nasabah jangan sampai di susupi oleh mafia yang mencari keuntungan pribadi.

Secara manfaat kegunaan asuransi kesehatan sangatlah membantu bagi masyarakat jika tidak di kotori oknum-oknum yang berwatak culas.(17m05)


Tag:
Berita Terkait
Wartawan 17merdeka.com adalah yang namanya tercantum di susunan Redaksi. Segala proses peliputan yang diterbitkan oleh media online 17merdeka.com harus menunjukkan tanda pengenal/Kartu Pers. Hubungi kami: redaksi.17merdeka@gmail.com
Komentar
Berita Terkini