Senin, 26 Oktober 2026 WIB
Muda, Kreatif & Anti Korupsi

Hasrul Benny Harahap Harapan Warga Kota Medan

Administrator Administrator
Hasrul Benny Harahap Harapan Warga Kota Medan
17merdeka.com
Hasrul Benny Harahap SH MHum dan masyarakat Kota Medan yang siap mendukungnya

17MERDEKA, MEDAN - Pemilihan Umum (Pemilu) merupakan amanat Undang-Undang Dasar 1945 pada Pasal 22 e Ayat (6) tentang Pemilu menyebutkan pemilihan presiden, wakil presiden, anggota legislatif, dan kepala daerah dengan perundang-undangan. Untuk itu pula keterwakilan partai politik dan perseorangan berperan di dalam pesta demokrasi lima tahunan.

Nah, pada penyelenggaraan Pilkada 2020, tahapan demi tahapan hanya tinggal menghitung hari saja. Tepatnya bergulir pada 1 Oktober 2019 ini genderang pertarungan itu dimulai. 

Terdata sebanyak 270 daerah menentukan pilihan sang pemimpinnya. Secara rinci di antaranya, 9 provinsi menggelar pemilihan gubernur, 224 pemilihan bupati dan 37 daerah lainnya pemilihan walikot.

Tak terkecuali salah satunya adalah pemilihan Walikota dan Wakil Walikota Medan. Bahkan, sejumlah dewan pimpinan cabang (DPC) partai politik yang berada di Ibukota Sumatera Utara (Sumut) ini telah membuka pendaftaran bagi bakal calon walikota bersama pasangannya. Seperti awal September 2019 ini, Partai Demokrasi Perjuangan Indonesia (PDIP), Hanura, Nasdem serta Golkar membuka pintu kepada para balon cawalkot.

Mulai dari walikota serta wakilnya (masa jabatan berakhir/petahana), pengusaha, civitas akademika, politikus, kader parpol, pengacara dan mantan purnawirawan hingga menggandalkan kedekatan nama pemimpin negeri ini pun turut ambil bagian dalam kancah lima tahunan tersebut.

Seperti tertuang dalam survei, nama yang digadang-gadang sebagai balon calon walikota yakni Hasrul Benny Harahap, Dzulmi Eldin, Akhyar Nasution, Ikhwan Ritonga, Alween Ong, Iswanda Nanda Ramli, Edy Ikhsan, Wirya Al Rahman, Bobby Nasution, Nurhajizah Marpaung, Dahnial Anzar Simanjuntak, Dadang Darmawan dan Datuk Syaiful Azhar.

Hanya saja, melihat iklim Kota Medan begitu plural, majemuk serta seambrek masalah, untuk itu sangat dibutuhkan figur pemimpin yang amanah.

Selain itu sosok muda, kreatif, inovatif, bebas korupsi dan paham hukum. Taat beribadah tidak mementingkan kelompok mau pun golongan terlebih untuk pribadi. Kerinduan atas figur tersebut tertuang dari sejumlah masyarakat. 

Melihat daftar nama balon walikota yang digadang-gadang (masuk dalam survei) mampu memimpin Kota Medan lima tahun ke depan adalah Hasrul Benny Harahap SH, Mhum. 

Pasalnya, Hasrul Benny Harahap merupakan lawyer yang notabene mengerti hukum. Hasrul Benny Harahap yang kini menjabat Ketua Umum Federasi Olaharaga Karate-Do Indonesia (FORKI) Cabang Medan mengaku maju ke Pilwakot Medan 2020 ini bukanlah atas keinginannya, melainkan permintaan sekalangan.

Artinya, pria 46 tahun itu taklah bernafsu akan jabatan tapi murni berniat ingin memajukan Ibukota Sumatera Utara ini di kancah nasional. 

"Saya maju ke Pilkada (walikota-red) bukanlah kemauan saya tapi karena permintaan sejumlah orang yang nyata menyokong dan memberikan dukungan kepada saya," sebut Hasrul Benny Harahap yang juga menduduki posisi sebagai Sekretaris Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Perhimpunan Advokat Indonesia (Peradi) Kota Medan ini, kemarin.

Dikatakan Hasrul, dirinya ikhlas mengabdi dan merasa terpanggil untuk mencurahkan ilmu serta kemampuan membenahi Kota Medan. 

"Tujuan saya ingin mengangkat harkat dan martabat Kota Medan yang berorientasi pada peningkatan kesejahteraan dan kemakmuran warga," tukas Hasrul yang tercatat di alumni Fakultas Hukum Universitas Sumatera Utara (USU) tersebut.

DUKUNGAN 

Sebagai bukti akan kerinduan sosok pemimpin Kota Medan lima tahun ke depan seperti terurai di atas diungkap oleh Ketua Alumni 91 Eks SMP 26 Medan. Adalah Haris menyatakan selama ini kemajuan Kota Medan sangat stagnan.

"Jadi kalau memang ada sosok muda, inovatif dan kreatif, bersih dan memahami hukum agar tidak terjebak korupsi, kayaknya itu pantas untuk jadi pemimpin Kota Medan," katanya.

Menurut Haris, jangan sampai Kota Medan ini melawan arus hukum. "Dan sudah banyak yang kita lihat di daerah-daerah lain, begitu selesai memimpin, pemimpin tersebut kerap bersangkutan dengan hukum. (17M.08) 

Wartawan 17merdeka.com adalah yang namanya tercantum di susunan Redaksi. Segala proses peliputan yang diterbitkan oleh media online 17merdeka.com harus menunjukkan tanda pengenal/Kartu Pers. Hubungi kami: redaksi.17merdeka@gmail.com
Komentar
Berita Terkini