Selasa, 27 Oktober 2026 WIB

Gelar Ops Zebra Toba 2019, Kapoldasu Harap Angka Kecelakaan Menurun

Administrator Administrator
Gelar Ops Zebra Toba 2019, Kapoldasu Harap Angka Kecelakaan Menurun
17merdeka.com

17MERDEKA, MEDAN - Dalam rangka penegakan hukum dan meningkatkan kesadaran serta kepatuhan masyarakat berlalu lintas di Wilayah Provinsi Sumatera Utara, Polda Sumut bersama jajaran menggelar Operasi (Ops) Zebra Toba 2019.

Dalam amanatnya pada Apel Gelar Pasukan Ops Zebra Toba 2019 di Lapangan KS Tubun Mapolda Sumut, Selasa (23/10), Kapolda Sumut Irjen Pol Agus Andrianto mengatakan, apel gelar pasukan ini dilaksanakan dalam rangka mengawali pelaksanaan operasi Zebra Toba tahun 2019 yang akan digelar selama 14 hari terhitung mulai 23 Oktober sampai 5 November 2019. 

"Gelar pasukan ini untuk mengetahui sejauh mana kesiapan personel maupun sarana pendukung lainnya, sehingga kegiatan operasi Zebra Toba 2019 dapat berjalan dengan optimal dan dapat berhasil sesuai dengan tujuan serta sasaran yang telah ditetapkan," kata jenderal bintang dua tersebut.

Kapolda menyampaikan, perlu diketahui bersama, data jumlah kecelakaan lalu lintas pada pelaksanaan Ops Zebra tahun 2018, sebanyak 78 kejadian, mengalami kenaikan 18 kejadian atau trend naik sebesar 30 persen, dibandingkan periode sebelumnya 2017 yang mengalami kecelakaan sebanyak 60 kejadian.

Jumlah korban meninggal dunia pada pelaksanaan Ops Zebra tahun 2018, adalah sebanyak 44 orang, mengalami kenaikan sebanyak 23 orang atau trend naik sebesar 109,52 persen dibandingkan periode yang sebelumya pada tahun 2017 yang meninggal sebanyak 21 orang. 

Pelanggaran lalu lintas operasi zebra tahun 2018 sebanyak 51.265, sedangkan pelanggaran  lalu lintas tahun 2017 sebanyak 48.055, mengalami peningkatan sebanyak 3210 atau trend naik 6,68 persen dengan jumlah tilang sebanyak 42.821 lembar dan teguran sebanyak 8.444  lembar, sedangkan tahun 2017 jumlah tilang sebanyak 41.168 lembar dan teguran sebanyak 6.887 lembar. 

"Kita menyadari dalam mengatasi permasalahan bidang lalu lintas tersebut perlu dilakukan berbagai upaya untuk menciptakan situasi kamseltibcar lantas dengan memberdayakan seluruh stakeholder, supaya dapat diambil langkah yang komprehensif dan menyelesaikan permasalahan lalu lintas dengan tuntas. Sebab itu, diperlukan koordinasi bersama antarinstansi pemerintah yang bertanggungjawab dalam membina dan memelihara kamseltibcar lantas, sehingga tercipta keterpaduan langkah yang dapat menunjang pelaksanaan tugas," terangnya. 

Dalam melaksanakan Ops Zebra Toba 2019, Kapolda Sumut mengingatkan kepada seluruh jajaran yang terlibat selalu menjalankan tugas sesuai dengan UU nomor 22 tahun 2009. 

"Tentang lalu lintas dan angkutan jalan polisi lalu lintas memiliki fungsi, yaitu edukasi, engineering (rekayasa), enforcement (penegakkan hukum), identifikasi dan registrasi pengemudi dan kendaraan bermotor, Pusat K3I (komunikasi, koordinasi dan kendali, serta informasi), koordinator pemangku kepentingan lainnya, memberikan rekomendasi dampak lalu lintas dan Korwas PPNS," sebutnya.

Adapun prioritas pelanggaran yang menjadi sasaran Operasi Zebra Toba 2019, diantaranya pengemudi menggunakan handphone (HP), pengemudi melawan arus, pengemudi sepeda motor berboncengan lebih dari satu, pengemudi dibawah umur. 

"Serta pengemudi dan penumpang sepeda motor tidak menggunakan helm standart SNI, pengemudi kendaraan bermotor menggunakan narkoba/mabuk dan pengemudi berkendara melebihi batas kecepatan yang ditentukan," ungkapnya.

Untuk itu, dia berharap dengan terselaksananya operasi ini dapat menekan angka kecelakaan, korban meninggal dalam kecelakaan, maupun kerugian materil yang ditimbulkan dari kecelakaan tersebut. 

"Harapannya juga semua hal bisa ditekan jangan hanya kecelakaan naik, korban naik tapi bagaimana kita memberikan jaminan kepada warga Sumut terutama merasakan keamanan dan ketertiban berlalulintas di jalan," ucapnya.

Agus sendiri telah menekankan kepada seluruh anggota yang terlibat (Polisi Sat Lantas dan Dishub) dapat mengatasi permasalahan di Sumut khususnya Kota Medan tentang kelancaran berlalu lintas. (17M.02) 

Wartawan 17merdeka.com adalah yang namanya tercantum di susunan Redaksi. Segala proses peliputan yang diterbitkan oleh media online 17merdeka.com harus menunjukkan tanda pengenal/Kartu Pers. Hubungi kami: redaksi.17merdeka@gmail.com
Komentar
Berita Terkini