Selasa, 27 Oktober 2026 WIB

6.235 Casis Bersaing untuk Menjadi Anggota Polri

Administrator Administrator
6.235 Casis Bersaing untuk Menjadi Anggota Polri
Int
Ilustrasi

17MERDEKA, MEDAN - Tingginya animo masyarakat untuk menjadi prajurit Polri masih terus terlihat di Sumut. Sebanyak 6.235 calon siswa (Casis) Polri mendaftar di Poldasu dan akan bersaing mengikuti seleksi untuk bisa diterima menjadi aparat berseragam coklat tersebut. 

"Hari terakhir pendaftaran ada 6.235 casis Polri, dengan rincian untuk Taruna Akpol sebanyak 586 peserta, Bintara PTU dan Bintara Brimob sebanyak 5.321 peserta," jelas Kasubbagdiapers Bagdalpers Ro SDM Poldasu Kompol M Afdal Junaidi, Rabu (3/4).

Kemudian, sambungnya, Bintara Polair 13 peserta, Bintara TI 86 peserta, Bintara Musik 6 peserta, Bintara Penerbangan 1, Bintara Kimia 4, Bintara Teknologi Tekstil 1, Bintara Dakwa Islam 19, Bintara Perawat 5 peserta, Bintara Tataboga 4 peserta, Tamtama Brimob 186 dan Tamtama Polair 3 peserta.

"Perinciannya, jumlah pria 5.265 peserta dan wanita 970 peserta," terang Afdal. 

Jumlah peserta yang masuk ini sudah diverifikasi dan selanjutnya akan mengikuti tes.

Sebelumnya, Kapoldasu Irjen Pol Agus Andrianto bersama taruna dan taruni, calon siswa bintara/tamtama polisi dan orangtua berikrar dan menandatangani pakta integritas di Lapangan KS Tubun Poldasu, Minggu (24/3).

"Ini dilakukan untuk mengantisipasi kecurangan, korupsi dan wujud transparansi dalam penerimaan calon polisi," kata Kapoldasu.

Untuk taruna Akpol, terangnya, yang mendaftar secara online sebanyak 772 dan setelah di verifikasi menjadi 480, sedangkan calon siswa bintara dan tamtama yang mendaftar online 6981 dan setelah di verifikasi menjadi 4.844, pendaftaran hingga 23 Maret.

"Pendaftaran masih dibuka dan kita pastikan semuanya terbuka serta transparan," tegasnya. 

Agus mengimbau kepada seluruh orangtua dari calon polisi jangan pernah percaya kalau ada orang yang mengaku bisa meloloskan anaknya baik menjadi Akpol maupun Bintara dan Tamtama. Semua ada prosesnya dan harus dijalani. 

"Yang terbaiklah nanti yang bisa menjadi polisi dan mengabdi di bawah bendera merah putih," katanya. 

 

Menurut Agus, Pakta integritas ini sangat penting menjadi komitmen semua pihak. 

"Jadi kalau melanggar Pakta Integritas akan ada sanksinya baik etik maupun pidana, dan resiko ditanggung sendiri," ujarnya. (17M.02) 

Wartawan 17merdeka.com adalah yang namanya tercantum di susunan Redaksi. Segala proses peliputan yang diterbitkan oleh media online 17merdeka.com harus menunjukkan tanda pengenal/Kartu Pers. Hubungi kami: redaksi.17merdeka@gmail.com
Komentar
Berita Terkini