Selasa, 27 Oktober 2026 WIB

1.607 Pos Pam Disiagakan, Perayaan Nataru Berpotensi Tidak Aman

Administrator Administrator
1.607 Pos Pam Disiagakan, Perayaan Nataru Berpotensi Tidak Aman
17merdeka.com
Apel Gelar Pasukan Ops Lilin Toba 2020 di Lapangan KS Tubun Mapolda Sumut, Senin (21/12/2020) pagi.

17MERDEKA, MEDAN - Kapolri, Jenderal Idham Azis mengatakan, perayaan Natal dan Tahun Baru (Nataru) berpotensi menimbulkan gangguan keamanan dan ketertiban Masyarakat (kamtibmas) serta protokol kesehatan (prokes).

Karena itu, Polri menyelenggarakan Operasi (Ops) Lilin 2020 selama 15 hari mulai 21 Desember 2020 hingga 4 Januari 2021. Kegiatan diselenggarakan dengan penempatan pos pengamanan (Pam).

"Perayaan Natal dan Tahun Baru oleh masyarakat secara universal melalui kegiatan ibadah dan malam tahun baru di tempat tempat wisata yang akan meningkatkan aktivitas pada pusat keramaian, ini tentunya berpotensi menimbulkan gangguan kamtibmas, gangguan kamseltibcar serta pelanggaran protokol kesehatan Covid-19," ujar Kapolri dalam amanatnya dibacakan Gubernur Sumut, Edy Rahmayadi selalu Inspektur Upacara (Irup) saat Apel Gelar Pasukan Ops Lilin Toba 2020 di Lapangan KS Tubun Mapolda Sumut, Senin (21/12/2020) pagi.

Dijelaskan, Apel Gelar Pasukan Ops Lilin 2020 diselenggarakan secara serentak di seluruh jajaran Polri mulai tingkat Mabes Polri hingga tingkat satuan kewilayahan.

Apel gelar pasukan ini dilaksanakan sebagai bentuk pengecekan akhir kegiatan pelaksanaan Ops Lilin 2020 dalam rangka pengamanan Natal 2020 dan Tahun Baru 2021 baik dari aspek personel maupun sarana dan prasarana serta keterlibatan unsur terkait TNI, pemda dan mitra kamtibmas lainnya.

"Ops Lilin ini diselenggarakan dengan mengedepankan kegiatan preventif secara humanis dan penegakan hukum secara lugas tegas dan profesional. Kegiatan ini dilaksanakan dengan tetap menerapkan protokol covid 19 sehingga masyarakat dapat merayakan Natal dan Tahun Baru dengan rasa aman dan nyaman," tukasnya. 

Untuk pelaksanaan pengamanan Natal dan Tahun Baru, Polri menyiagakan 83.917 personel Polri, 15.842 personel TNI serta 55.086 personel instansi terkait lainnya dan akan ditempatkan pada 1.607 pos pengamanan untuk melaksanakan pengamanan terkait gangguan kamtibmas dan kamseltibcar lantas dan 675 pos pelayanan utk melaksanakan pengamanan di pusat keramaian, pusat belanja, stasiun, terminal, bandara dan pelabuhan. (17M.02) 

Wartawan 17merdeka.com adalah yang namanya tercantum di susunan Redaksi. Segala proses peliputan yang diterbitkan oleh media online 17merdeka.com harus menunjukkan tanda pengenal/Kartu Pers. Hubungi kami: redaksi.17merdeka@gmail.com
Komentar
Berita Terkini