Rabu, 22 April 2026 WIB

Pasutri Dibantai OTK di Sipirok

Administrator Administrator
Pasutri Dibantai OTK di Sipirok
Internet
ilustrasi

17MERDEKA, SIPIROK - Pasangan suami istri (pasutri), Parlindungan Siregar (31) dan Helny Damayanti Harahap (25), dibantai Orang Tak Kenal (OTK) di kediamannya Aeksulum, Sipirok, Kabupaten Tapanuli Selatan (Tapsel), Rabu (27/9) dini hari.

Informasi dihimpun di kepolisian menyebutkan, korban Parlindungan Siregar tewas mengenaskan dibunuh pelaku yang diperkirakan lebih satu orang. Sedangkan istrinya, masi kritis dalam perawatan intensif tim medis.

Pelaku diduga sudah mengetahui seluk beluk dan kondisi kediaman korban. Pelaku memanfaatkan situasi ketika korban sedang tertidur lelap, menyelinap masuk lalu membantai pasutri tersebut. Belum diketahui motivasi pelaku.

Saat pelaku beraksi, di rumah tersebut hanya kedua korban. Sedangkan anak mereka yang masih duduk di bangku SD sedang bersama neneknya di Kelurahan Sipirok Godang.

"Suami istri yang dibantai waktu warga tertidur. Pelaku dan motifnya belum diketahui, masih misteri," kata warga Labujelok, Sipirok, Hartati melalui telepon seluler, menyebut peristiwa itu menggegerkan warga Sipirok.

"Ramai tadi warga yang melihat kejadian ini ke rumahnya langsung. Apalagi, warga tahunya waktu jamnya anak-anak pergi sekolah," sebutnya.

Menurut waga, Helny masih bisa diselamatkan warga meski kondisinya kritis. Korban sempat meminta bantuan, mengetuk pintu rumah tetangganya di Aeksulum, Sipirok.

"Rupanya istrinya masih hidup. Minta tolonglah dia ke tetangganya dengan kondisi mukanya berdarah-darah," ucap Nisra, warga Desa Hutasuhut, Sipirok.

"Suaminya meninggal di tempat, sedangkan istrinya dilarikan ke rumah sakit. Karena kondisinya sangat kritis, Helny dilarikan ke Medan," ucapnya.

Parlindungan Siregar tewas bersimbah darah di lantai rumahnya  pinggir Jalinsum Sipirok-Tarutung dengan wajah, leher, kepala, tangan dan perut dipenuhi luka bacok.

Sementara istrinya, Helny, dikabarkan kritis, dalam proses pemberangkatan rujuk menuju rumah sakit di Medan.

Warga dan kepolisian setempat mengatakan, aksi pembunuhan tersebut diduga dilakukan sekitar pukul 05.00 WIB. Pelakunya diperkirakan dua orang, yang saat ini masih dalam penyelidikan pihak kepolisian setempat.

Korban Helny Damayanti kepada petugas mengatakan, ada dua OTK memasuki rumah tempat tinggal mereka langsung melakukan aksi kejahatan dengan membabi buta memakai senjata tajam.

Namun, motif pembunuhan masih dalam didalami pihak kepolisian. Diduga kuat, itu pembunuhan murni, bukan perampokan. Sebab, berdasarkan kondisi lapangan, tidak ada barang barang milik korban yang hilang atau rusak.

Jasad Parlindungan sedang diperiksa, dibersihkan dari luka untuk selanjutnya dimakamkan. Sedangkan Damayanti dipersiapkan untuk dirujuk ke Medan. (17M/07)


Tag:
Berita Terkait
Wartawan 17merdeka.com adalah yang namanya tercantum di susunan Redaksi. Segala proses peliputan yang diterbitkan oleh media online 17merdeka.com harus menunjukkan tanda pengenal/Kartu Pers. Hubungi kami: redaksi.17merdeka@gmail.com
Komentar
Berita Terkini