Senin, 20 Juli 2026 WIB

Sindikat Pemalsu Ijazah di Sukabumi Terbongkar

Administrator Administrator
Sindikat Pemalsu Ijazah di Sukabumi Terbongkar
Internet
ilustrasi

17MERDEKA, Sukabumi – Empat pelaku sindikat pemalsuan ijazah Perguruan Tinggi dan Akta Kelahiran, akhirnya diamankan jajaran Satuan Reskrim Polres Sukabumi. Keempat pelaku tersebut, di antaranya YL (30), MB (48), AN (44) dan TTS (54).

Dalam press realisnya, Kapolres Sukabumi, AKBP M Syahduddi mengungkapkan, dalam aksi kejahatan pemalsuan dokumen ini, para tersangka ini memliki perannya masing-masing. Namun di antara mereka, satu orang merupakan Kepala Desa aktif di salah satu kecamatan di Kabupaten Bogor.

"Tersangka melancarkan aksinya dengan menawarkan pembuatan akta autentik seperti ijazah S1 dan akte kelahiran kepada masyarakat. Harga yang mereka tawarkan per dokumen bervariasi antara Rp 5 juta hingga Rp 7 juta," ungkapnya kepada awak media, Kamis (24/8).

Ia menjelaskan, terbongkarnya aksi kejahatan itu berawal saat timnya menangkap pengguna ijazah palsu di Kampung Cibuntu, Desa Cibuntu, Kecamatan Simpenan Sukabumi. 

"Dari situ, kita kembangkan dan menangkap tiga tersangka lainnya," jelasnya.

Lebih lanjut dikatakan Syahduddi, para tersangka ini cukup mahir di dalam melakukan aksinya. Proses pembuatannya hanya memakan waktu 15 hari per dokumen. Bahkan tingkat kemiripan dengan dokumen asli mencapai 70 hingga 80 persen.

"Pelaku ini beraksi sejak tahun 2011 dan sudah ratusan jumlah dokumen yang mereka cetak dan di jual," katanya.

Dalam kasus ini polisi menyita barang bukti berupa printer, stempel, bak tinta, kertas bahan ijazah, obeng, kunci pas, dokumen palsu yang sudah jadi, dan eksternal hard disk untuk menyimpan data.

"Kini keempat pelaku sudah diamankan dan mereka dijerat dengan Pasal 236, 266, dan 56 KUHPidana," pungkasnya. (17M/20)


Tag:
Berita Terkait
Wartawan 17merdeka.com adalah yang namanya tercantum di susunan Redaksi. Segala proses peliputan yang diterbitkan oleh media online 17merdeka.com harus menunjukkan tanda pengenal/Kartu Pers. Hubungi kami: redaksi.17merdeka@gmail.com
Komentar
Berita Terkini