Kamis, 04 Juni 2026 WIB

Akses Jalan PTPN III Kebun Janji Labuahanbatu "Diserobot"

Administrator Administrator
Akses Jalan PTPN III Kebun Janji Labuahanbatu  "Diserobot"
Foto :Akses Jalan PTP Kebun Janji Jalan Di serobot
17MERDEKA,Labuhanbatu-BUMN sebesar PTPN III tidak dapat berbuat banyak dan hanya jadi penonton ketika lahan perusahaan plat merah itu di "serobot"  di ubah sebagai akses jalan  oleh pengusaha sebagai akses untuk mengangkut hasil galian C di lokasi  DAS  atau Daerah Aliran Sungai Bilah di desa Janji kecamatan Bilah Barat  Kabupaten Labuhan batu.

Ketidak berdayaan itu di katakan Wilson Pane Humas Distrik 3 PTPN  III ketika di hubungi via seluler terkait penyerobotan lahan PTPN III  kebun Janji yang tidak memiliki izin pemberian akses kepada pengusaha galian.

 "Pihak Kebun tidak ada memberi izin dan mendapat penghasilan dari pengusaha dan tidak bisa bertindak untuk menghentikan kegiatan itu, karena masalah galian ada pihak yang berwenang menangani ya, "Jawab Pane 10 Oktober.

Namun ketika di tanya apakah ada laporan terkait  akses jalan kebun yang di gunakan tanpa izin oleh pihak lain ke Kantor Direksi (Kandir). Dikatakan Pane hingga saat ini belum ada laporan yang di sampaikan ke Kandir. Hanya koordinasi dengan Maneger Kebun Janji.

"Belum ada membuat laporan ke kandir dan hanya koordinasi dengan Maneger kebun Janji saja, "Kilah nya seraya meminta info lain ke wartawan bila ada temuan baru terkait kasus penyerobotan lahan kebun.

Kesan aneh ini menjadi pertanyaan terhadap proses pengawasan dan penyelamatan lahan pemerintah yang di percaya kan kepada pihak PTP3.Mengapa penyerobotan lahan mereka dan di ubah menjadi akses jalan di biarkan.

Sebelumnya juga sudah di beritakan Bahwa lahan kebun PTPN III  Kebun Janji di ubah menjadi jadi akses jalan   menuju lokasi pengerukan galian C yang di duga Illegal. Melihat lebar jalan sudah dapat di yakini beberapa pohon karet yang masih produksi harus  di tumbang bila melihat jarak ukuran standar penanaman  pohon  karet. Untuk tanah lantai 7x3 meter (Sumber dari Google). Sedangkan akses jalan yang di berikan lebar ya melebihi 7 meter panjang jalan tersebut lebih kurang  2 kilometer.

Aktifitas galian pengerukan itu terdiri dari pasir dan batu sehingga bantaran sungai terlihat hancur dan dapat merusak tatanan daerah penyangga seputar   aliran sungai secara langsung sangat mengancam kelestarian dan merusak  tatanan aliran sungai Bilah(17M.30)


Tag:
Berita Terkait
Wartawan 17merdeka.com adalah yang namanya tercantum di susunan Redaksi. Segala proses peliputan yang diterbitkan oleh media online 17merdeka.com harus menunjukkan tanda pengenal/Kartu Pers. Hubungi kami: redaksi.17merdeka@gmail.com
Komentar
Berita Terkini