Jumat, 04 September 2026 WIB

Warnet Merdeka di Katamso Diserang, Enam Anggota Geng Motor Diamankan

Administrator Administrator
Warnet Merdeka di Katamso Diserang, Enam Anggota Geng Motor Diamankan
17merdeka.com
Layar monitor komputer mengalami kerusakan setelah dilempari geng motor, Rabu (7/5) dinihari.

17MERDEKA, MEDAN - Sebuah warung internet (Warnet) di Jalan Brigjen Katamso, Kecamatan Medan Maimun diserang puluhan anggota geng motor, Rabu (8/5) dini hari.

Akibatnya, beberapa unit layar monitor komputer yang berada di warnet Merdeka tersebut retak, dan pintu besi depan warnet lecet, karena mendapatkan lemparan batu.

Pengelola warnet, Dodi menceritakan, peristiwa itu terjadi sekitar pukul 01.45 WIB. Saat itu segerombolan remaja bermotor tengah berkonvoi di kawasan Jalan Brigjen Katamso.

"Namun entah kenapa, tiba-tiba mereka melempari warnet dengan batu. Sehingga pengunjung dan penjaga warnet langsung kabur bersembunyi," ujar Dodi. 

Setelah rombongan pertama lewat, lanjutnya, para warga mencoba menghentikan para remaja tersebut. Namun ternyata, jumlah mereka sangat banyak, dan tak sedikit membawa senjata berupa gir motor, rantai besi dan juga senjata tajam.

"Ada seratusan kalau nggak salah. Tapi kita nggak tahu apakah geng motor atau bukan. Namun pakaian mereka, seperti orang yang mau melakukan sahur on the road, karena bawa sarung dan lobe gitu," sebutnya.

Kendati begitu, Dodi mengaku, tidak ada korban jiwa atau luka-luka dalam peristiwa ini. Karena usai melakukan aksinya para terduga geng motor itu langsung melanjutkan perjalanannya. 

"Info yang kami dapat ada 10 warnet yang mereka serang. Pasca penyerangan, pemilik juga sudah langsung melaporkan ke kepolisian," pungkasnya.

Sementara, Kapolsek Medan Kota Kompol Revi Nurvelani menegaskan, pihaknya akan melakukan pengejaran dan penangkapan terhadap para pelaku geng motor tersebut. 

"Akan kita kejar kelompok orang yang membuat onar di bulan suci Ramadan. Kita sudah mengerahkan anggota untuk turun ke lokasi kejadian begitu dapat informasi keributan ini," tegasnya.

Revi menjelaskan, segerombolan orang yang tergabung dan menaiki sepeda motor tersebut, selain warnet juga melakukan pelemparan terhadap beberapa rumah di Jalan Brigjen Katamso. 

"Mereka ini asalnya dari Jalan Delitua yang melintas ke Jalan Katamso. Kemudian membuat keributan dengan cara melempar rumah warga dan warnet saat dinihari," sebutnya.

Revi mengaku, sudah mengerahkan semua personelnya untuk melakukan patroli di malam hari tempat gelap dan atau rawan seperti di Jalan Brigjen Katamso. Kepolisian sudah mengetahui identitas dan ciri-ciri anggota geng motor tersebut. 

"Makanya kita kerahkan semua personel dan berkordinasi dengan Polrestabes dan Polsek terkait," pungkasnya. 

Senada dengan Revi, Panit Reskrim Polsek Medan Kota, AE Rambe, menjelaskan, pihaknya telah mengamankan enam terduga anggota geng motor. Sudah dua warga yang merasa menjadi korban pengrusakan ulah geng motor tersebut membuat laporan polisi.

"Keenam orang diduga anggota geng motor itu masih kita periksa intensif. Kita masih mengembangkan kasusnya untuk memburu pelaku lainnya. Sudah dua korban yang melapor," jelasnya.

Dia menyebut, sebelum peristiwa itu terjadi, sejumlah warga sedang nongkrong di depan warnet Jalan Brigjen Katamso, Kecamatan Medan Maimun. Saat itu melintas geng motor, dan diteriaki oleh warga.

Tak lama berselang, geng motor tersebut balik dan melakukan penyerangan hingga membuat pengunjung warnet berlarian menyelamatkan diri.

"Memang ada warga yang teriak, lalu gerombolan sepeda motor tersebut balik dan melakukan pelemparan," pungkas Rambe. (17M.02) 

Wartawan 17merdeka.com adalah yang namanya tercantum di susunan Redaksi. Segala proses peliputan yang diterbitkan oleh media online 17merdeka.com harus menunjukkan tanda pengenal/Kartu Pers. Hubungi kami: redaksi.17merdeka@gmail.com
Komentar
Berita Terkini