Sabtu, 05 September 2026 WIB

Tutup Pelarian Perampok BTPN, Polisi Koordinasi dengan Polda Perbatasan

Administrator Administrator
Tutup Pelarian Perampok BTPN, Polisi Koordinasi dengan Polda Perbatasan
dok

17MERDEKA, MEDAN - Tim gabungan saat ini terus berupaya mengungkap identitas pelaku perampokan bank BTPN. Untuk menutup ruang gerak pelarian para pelaku, Polda Sumut kini intens berkoordinasi dengan Polda perbatasan.


Kabid Humas Polda Sumut, Kombes Pol Tatan Dirsan Atmaja mengatakan, koordinasi dengan Polda perbatasan saat ini merupakan cara yang dilakukan kepolisian. Dia menyebut, Polda yang dimaksud merupakan Polda yang berbatasan langsung dengan Polda Sumut.


"Pasti berkoordinasi dengan Polda perbatasan. Di antaranya Polda NAD, Sumbar dan Kepri," ucapnya kepada wartawan, Jumat (13/7).


Sementara, disinggung kemana pengejaran yang dilakukan kepolisian, Tatan enggan menjawab. Katanya, ranah itu merupakan rahasia yang bukan dikonsumsi publik.


"Itu rahasia. Nggak bisa kita beri tau dikejar ke mana aja, nanti taulah pelakunya," katanya.


Dari hasil penyelidikan yang dilakukan, jelas Tatan, hingga kini belum ada dugaan kecurigaan yang terlibat dalam peristiwa perampokan tersebut.


"Belum ada mengarah ke sana. Sementara masih fokus mengejar pelaku," tandasnya.


Sebelumnya Tatan mengatakan, berdasarkan rekaman CCTV, ciri-ciri ketiga pelaku memakai topi dan penutup mulut. Namun, kata Tatan, polisi masih kesulitan mengungkap ketiga pelaku berdasarkan hasil rekaman CCTV dan keterangan para saksi.


"Kalau berdasarkan keterangan 4 orang saksi yang diperiksa, pelaku berjumlah 3 orang. Salah satunya menggunakan senpi, sedangkan 2 orang menunggu di mobil," katanya, Kamis (12/7).


Tatan mengakui, rekaman CCTV yang disita polisi untuk mendukung penyelidikan, belum membuahkan hasil. Dia bilang, bahwa rekaman yang diambil dari seberang bank BTPN tidak begitu jelas.


"Kamera kan jauh, jadi tidak begitu jelas wajahnya. Cuma dalam CCTV itu pelaku berjumlah 3 orang memakai topi dan penutup mulut. Satu pelaku menggunakan senpi keluar dari bank dengan membawa kotak yang uang sebesar Rp164 juta," jelasnya.


Sebelumnya, Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Sumut, Kombes Pol Andi Rian mengaku, bahwasanya saat ini pihaknya tengah melakukan identifikasi terhadap mobil yang digunakan para pelaku perampokan.


Andi Rian menyebutkan, jika mobil yang digunakan pelaku, teridentifikasi berplat BB milik dari seorang wanita yang merupakan warga Kota Medan. Namun begitu, Andi Rian belum menjelaskan secara detail mobil tersebut milik siapa. (17M.02) 

Wartawan 17merdeka.com adalah yang namanya tercantum di susunan Redaksi. Segala proses peliputan yang diterbitkan oleh media online 17merdeka.com harus menunjukkan tanda pengenal/Kartu Pers. Hubungi kami: redaksi.17merdeka@gmail.com
Komentar
Berita Terkini