Minggu, 06 September 2026 WIB

Tujuh Pejabat PDAM Tirtanadi Diperiksa

Administrator Administrator
Tujuh Pejabat PDAM Tirtanadi Diperiksa
Int
Ilustrasi

17MERDEKA, MEDAN - Penyidik Subdit III/Tipikor Ditreskrimsus Poldasu sudah memeriksa tujuh pejabat PDAM Tirtanadi terkait kasus dugaan korupsi proyek pengadaan mobil rental yang digunakan untuk operasional perusahaan plat merah tersebut.

"Hingga saat ini, sudah tujuh pejabat di PDAM Tirtanadi Sumut yang diperiksa dengan status saksi. Pemeriksaan saksi lainnya akan dilakukan termasuk Dirut Sutedi Suharjo," kata Direktur Reskrimsus Poldasu, Kombes Pol Rony Samtana melalui Kasubbid Penmas AKBP MP Nainggolan, Rabu (20/3).

Adapun ketujuh pejabat itu, jelas Nainggolan, adalah Kepala Divisi (Kadiv) Umum selaku Pejabat Pembuat Komitmen (PPK), DR Hj Feby Milanie, ST MM, Syaiful Bahri Nasution, SE selaku Kepala Divisi Keuangan, Syahrial ST selaku Kepala Divisi Perencana.

Kemudian, Anton Simatupang, selaku Kabid Pengawasan, Halimatussadiah Ketua Unit Layanan Pengadaan, Akhmad Samari ST sebagai Kepala Unit Bengkel dan Reiza Fairuz, Kepala Divisi Rental PT Adi Sarana.

Kata Nainggolan, kasus ini masih dalam tahap penyelidikan. Penyidik masih melakukan pemanggilan terhadap saksi-saksi, termasuk dari perusahaan penyedia mobil rental. 

"Kasusnya masih tahap penyelidikan, belum ditingkatkan ke tahap penyidikan," pungkasnya.

Menanggapi dugaan korupsi di PDAM Tirtanadi Sumut, praktisi hukum, Zulheri Sinaga meminta Poldasu serius melakukan penyelidikan untuk mengusut sampai tuntas. Perusahaan penyedia air minum itu, menurut Zulheri "gudang" dugaan tindak pidana korupsi, yang harus diusut tuntas. 

"Kasus ini sebenarnya menjadi pintu masuk penyidik Poldasu untuk menyelidiki kasus-kasus dugaan korupsi di PDAM Tirtanadi. Bila Poldasu serius, tidak menjadi sulit. Sebaliknya, jika tidak mampu, segera angkat 'bendera', agar kasus itu diambilalih KPK yang lebih berkompeten," sebut Zulheri.

Informasi diperoleh, proyek pengadaan kendaraan untuk operasional perusahaan PDAM Tirtanadi Sumut, dinilai teramat janggal karena dalam proses tender diduga sarat permainan. 

Bahkan, disebut-sebut dimonopoli salah satu perusahaan yang diduga atas petunjuk petinggi PDAM Tirtanadi. Dalam proyek pengadaan mobil rental puluhan unit itu diduga terjadi mark up harga. (17M.02) 

Wartawan 17merdeka.com adalah yang namanya tercantum di susunan Redaksi. Segala proses peliputan yang diterbitkan oleh media online 17merdeka.com harus menunjukkan tanda pengenal/Kartu Pers. Hubungi kami: redaksi.17merdeka@gmail.com
Komentar
Berita Terkini