Jumat, 04 September 2026 WIB

Terkait Kasus Bupati Pakpak Bharat, Polda Sumut Panggil Pria warga Medan

Administrator Administrator
Terkait Kasus Bupati Pakpak Bharat, Polda Sumut Panggil Pria warga Medan
Dok


17MERDEKA, MEDAN - Tim Subbidpaminal Bid Propam Polda Sumut melakukan pemanggilan terhadap seorang pria berinisial FD, warga Medan yang bekerja sebagai karyawan swasta.

FD diundang terkait kasus yang menjerat Bupati Pakpak Bharat Remigo Yolanda Berutu yang terjaring Operasi Tangkap Tangan (OTT) petugas KPK beberapa waktu lalu.

Kabid Humas Polda Sumut, Kombes Pol Tatan Dirsan Atmaja mengakui adanya pemanggilan FD untuk dimintai keterangan dan klarifikasi.

Tujuan klarifikasi itu adalah untuk mencaritahu dan mendalami pernyataan KPK tentang adanya dugaan suap yang diterima Remigo untuk menghentikan penyelidikan kasus istri Bupati Pakpak Bharat, Made Tirta Kusuma Dewi di Dit Reskrimsus terkait penyelewengan dana PKK TA 2014.

"Benar, kita undang FD untuk dimintai klarifikasi," kata Tatan kepada wartawan, Kamis (22/11).

Dari klarifikasi tersebut, sambung Tatan, diketahui FD ada dimintai bantuan oleh Remigo untuk menyelesaikan dugaan perkara tindak pidana yang sedang diselidiki Ditreskrimsus Polda Sumut. FD kemudian bertemu dengan RA yang merupakan orang kepercayaan Bupati sebanyak dua kali. RA kemudian menyerahkan uang dengan total Rp 400 juta kepada FD.

"Uang tersebut diberikan dua kali. Pertama Rp 150 juta dan kedua Rp 250 juta di sebuah hotel di Medan," jelasnya.

Setelah menerima uang tersebut, lanjut Tatan, FD pergi meninggalkan hotel dan menuju bank swasta untuk menyetorkan uang tersebut ke rekening pribadinya. Sampai sekarang, uang tersebut masih utuh dan tersimpan, karena FD tidak menggunakannya.

"Uang tersebut hanya disimpan. FD tidak ada berkomunikasi maupun meminta bantuan kepada penyidik, anggota maupun perwira di jajaran Polda Sumut," sebutnya.

Tatan juga menyebutkan FD mengetahui tertangkapnya Remigo oleh penyidik KPK dari pemberitaan media televisi dan online.

"Selain FD kita juga telah melakukan pemeriksaan terhadap internal, dan hasilnya nihil. Anggota tidak ada berkomunikasi dan dimintai bantuan oleh FD," pungkasnya. (17M.02) 

Wartawan 17merdeka.com adalah yang namanya tercantum di susunan Redaksi. Segala proses peliputan yang diterbitkan oleh media online 17merdeka.com harus menunjukkan tanda pengenal/Kartu Pers. Hubungi kami: redaksi.17merdeka@gmail.com
Komentar
Berita Terkini