Jumat, 04 September 2026 WIB

Tak Diberi Uang Belanja, Istri Dicekik Kepala Dihantam Suami ke Dinding

Administrator Administrator
Tak Diberi Uang Belanja, Istri Dicekik Kepala Dihantam Suami ke Dinding
17merdeka.com
Korban saat membuat laporan di Polsek Delitua

17MERDEKA, MEDAN - Tidak diberi uang belanja membuat Rahayu (28) warga Jalan Serimpi II, Kelurahan Namo Gajah Kecamatan Medan Tuntungan, nekat meminta makan ke tetangga. Buntutnya sang suami malu hingga marah dan berujung penganiayaan terhadap istrinya.

Parahnya, aksi penganiayaan yang dilakukan Dani (32) suaminya ini cukup brutal. Saat di rumahnya itu, ia tidak saja dimarahin Dani namun juga lehernya dicekik, kepala dihantamkan ke dinding dan bahu digigit hanya gara-gara hanya masalah itu.

Korban Rahayu saat ditemui di Polsek Delitua mengatakan, kejadian ini bermula saat pasangan suami istri (pasutri) ini sedang berada di rumahnya. Karena uang untuk belanja sudah tidak ada lagi, Rahayu pun meminta uang kepada suaminya Dani. Berkali kali meminta namun Dani juga tidak menghiraukannya, Rahayu pun pergi ke rumah tetangganya guna meminta makan.​

Setelah itu ia pun kembali pulang ke rumahnya, namum saat kembali dirinya langsung dihajar suaminya itu.

"Dia gak terima aku minta makan sama tetangga, dan langsung marah sampai menganiaku dengan mencekik leher lalu mengantukkan kepalaku ke dinding sampai menggigit bahuku," kata Rahayu, Jumat (27/12/2019) siang.​

Mendengar adanya keributan, mertua korban yang tinggal di sebelah rumah, langsung datang dan melerai Dani. Usai menghajar istrinya, Dani pun langsung pergi keluar meninggalkan rumah.

Tak terima dengan sikap suaminya yang semakin ringan tangan dan tidak bertanggung jawab sebagai kepala rumah tangga itu, akhirnya dengan tekat yang bulat, Rahayu pun bersama orang tuanya​ melaporkan perbuatan Dani ke Mapolsek Delitua.

"Saya tidak terima dengan perbuatannya kepada saya, maka saya sudah bertekad untuk berpisah dengannya dan melaporkan kejadian ini ke polisi," beber Rahayu.

"Laporan kami yang pertama sudah diterima petugas SPKT, tapi hendak membuat laporan yang​ kedua yang diperiksa oleh penyidik PPA, tidak ada. Salah seorang petugas tadi ada yang berkata kalau kami disuruh pulang saja, karena nanti​ pasti akan dihubungi. Kami takutnya mereka lupa dan laporan tidak diproses proses makanya datang lagi ke sini," ujarnya lagi.

Kapolsek Delitua AKP Zulkifli Harahap saat dikonfirmasi via WhatsApp, membenarkan kedatang korban guna membuat​ laporan korban penganiayaan yang dilakukan oleh suaminya.​

​ "Laporan korban sudah kita terima dan masih dalam proses periksa saksi," ujarnya singkat. (17M.05)


Wartawan 17merdeka.com adalah yang namanya tercantum di susunan Redaksi. Segala proses peliputan yang diterbitkan oleh media online 17merdeka.com harus menunjukkan tanda pengenal/Kartu Pers. Hubungi kami: redaksi.17merdeka@gmail.com
Komentar
Berita Terkini