Sabtu, 05 September 2026 WIB
Terjadi di Dinas BMBK Provsu UPT Nias

Rp18 M Biaya Rutin Pemeliharaan Jalan Diduga Diselewengkan

Administrator Administrator
Rp18 M Biaya Rutin Pemeliharaan Jalan Diduga Diselewengkan
17merdeka.com

17MERDEKA, MEDAN - Diperkirakan Rp18 miliar lebih anggaran pemeliharaan jalan rutin uang dikelola UPT Nias pada Dinas Bina Marga dan Bina Konstruksi (BMBK) Provsi diduga diselewengkan. Anggaran sebesar Rp18 miliar lebih itu berasal dari APBD Provsu tahun 2019. 

Anggaran itu seyogianya diperuntukkan untuk pemeliharaan rutin jalan hotmix di Kota Gunung Sitoli, Nias. Seperti biaya pemelihaan rutin jalan provinsi hotmix sepanjang 25km. 

Hal itu disampaikan Ketua DPW Relawan Anti Korupsi (Reakor) Sumut Muchtar S kepada wartawan di kantor Gubernur Sumut,  Selasa (2/6/2020) siang. 

Disampaikan Muchtar,  biaya pemeliharaan itu meliputi beberapa titik atau ruas jalan provinsi yang ada di Nias, seperti Nias,  Nias Barat, Nisel dan Kota Gunung Sitoli. 

Seperti di Nisel misalnya anggaran pemeliharaan jalan hotmix sepanjang 57 km dengan estimasi biaya Rp1,9 miliar lebih. 

PPTK Dinas BMBK Provsu UPT Nias,  Tampubolon yang dikonfirmasi, Selasa (2/6/2020) tidak bersedia menjawab wartawan secara jelas.  Dia mengelak saat dikonfirmasi melalui nomor Hp nya soal adanya dugaan korupsi di proyek tersebut. 

"Saya siap mempertanggungjawabkan itu, " ujarnya. 

Diduga PPTK dan oknum bendahara proyek serta Ka UPT bersekongkol dengan rekanan dalam hal proyek yang ditengarai sarat KKN tersebut. 

Sekaitan dengan hal tersebut,  Muchtar meminta aparat penegak hukum melakukan pengusutan.  

"Kita minta proyek diduga sarat KKN ini diusut", tandas Muchtar. (17M.03) 

Wartawan 17merdeka.com adalah yang namanya tercantum di susunan Redaksi. Segala proses peliputan yang diterbitkan oleh media online 17merdeka.com harus menunjukkan tanda pengenal/Kartu Pers. Hubungi kami: redaksi.17merdeka@gmail.com
Komentar
Berita Terkini