Jumat, 04 September 2026 WIB

Rebut Senjata Polisi, 2 Spesialis Maling Mobil Boks Ditembak

Administrator Administrator
Rebut Senjata Polisi, 2 Spesialis Maling Mobil Boks Ditembak
17merdeka.com
Kedua tersangka usai menjalani perawatan medis atas luka tembaknya

17MERDEKA, MEDAN - Dua spesialis tersangka pencurian mobil boks ditembak kakinya masing-masing oleh personel Unit Reskrim Polsek Medan Sunggal. Keduanya ditembak karena merebut senjata personel polisi ketika dilakukan pengembangan kasus.

Adapun keduanya, Satria Sembiring (29) dan Hardi Wijaya (39), keduanya warga Desa Pulau Sari, Kecamatan Pancurbatu, Deli Serdang. 

Kanit Reskrim Polsek Medan Sunggal, AKP Budiman Simanjuntak menjelaskan, semula pihaknya mendapat laporan dari Sugeng Supriyadi (44), warga Jalan Harapan Pasti, Kelurahan Binjai, Medan Denai, pada Jumat (17/7) dengan nomor LP/345/VII/2020/SPKT/ Sek Sunggal. Dalam laporannya, mobil boks jenis L 300 BK 9731 EI telah hilang dicuri.

"Mobil korban hilang dicuri saat diparkirkan di Jalan Sunggal Pasar 1, Kelurahan Asam Kumbang, (Jumat, 17/7). Korban mengetahui mobilnya hilang saat hendak pulang ke rumahnya usai bertemu dengan kerabatnya," ujar Budiman, Minggu (19/7).

Dari laporan korban, dilakukan pendalaman dan penyelidikan ke lokasi kejadian hingga diketahui keberadaan mobil korban yang masih berada di wilayah Kota Medan. 

"Kita mendapatkan informasi posisi mobil korban yang dicuri tersebut lewat GPS yang terpasang di mobil boks itu. Kemudian, dilakukan pengejaran dan berhasil meringkus kedua pelaku," sambung Budiman.

Saat diinterogasi, kata Budiman, kedua pelaku mengakui perbuatannya telah mencuri mobil boks jenis L 300 milik korban. Dalam aksinya, mereka bersama seorang lagi rekannya berinisial IP yang kini masih dalam pengejaran. 

"Setelah berhasil menangkap kedua pelaku, kita melakukan pengembangan kasus untuk mengejar rekannya yang belum tertangkap dan barang bukti lain. Akan tetapi, kedua pelaku berusaha melarikan diri dengan cara melawan sambil berusaha merebut senjata api personel," terangnya.

Sebab itu, sambung Budiman, personel terpaksa melakukan tindakan tegas terukur dengan menembak kedua kaki pelaku masing-masing. 

"Sempat diberikan tembakan peringatan ke udara. Namun, kedua pelaku tak memperdulikannya sehingga dengan terpaksa melumpuhkan kaki pelaku," ucap Budiman.

Ia menambahkan, dari para pelaku yang ditembak kakinya ini disita barang bukti mobil boks L 300 milik korban dan 1 unit mobil Avanza BK 1833 UJ yang diduga merupakan hasil kejahatan.

 "Kasus ini masih kita dalami dan kembangkan lebih lanjut," pungkasnya. (17M.02) 

Wartawan 17merdeka.com adalah yang namanya tercantum di susunan Redaksi. Segala proses peliputan yang diterbitkan oleh media online 17merdeka.com harus menunjukkan tanda pengenal/Kartu Pers. Hubungi kami: redaksi.17merdeka@gmail.com
Komentar
Berita Terkini