Jumat, 04 September 2026 WIB

Polsek Patumbak Gagalkan Pengiriman 10 Kg Ganja ke Lampung

Administrator Administrator
Polsek Patumbak Gagalkan Pengiriman 10 Kg Ganja ke Lampung
17merdeka.com

17MERDEKA, PATUMBAK - Tim Pagasus Polsek Patumbak menggagalkan pengiriman 10 kg ganja kering asal Aceh yang akan dikirim ke Lampung melalui bus ALS di Jalan Sisingama Raja. 

Selain 10 kg ganja kering, polisi juga mengamankan seorang kurirnya yaitu Muhammad Syarial alias Rian (16) warga Aceh, Kamis (1/11) sekira Jam 07.00 Wib

Kapolsekta Patumbak, AKP Ginanjar Fitriadi SH SIK didampingi Kanit Reskrim Iptu Budiman Simanjuntuk SE MH, Kamis (1/11) sore mengatakan, penangkapan kurir ganja ini bermula dari adanya laporan masyarakat tentang adanya pengiriman paket ganja dengan menggunakan bus ALS dengan tujuan Bandar Lampung 

Mendapat kabar itu, pihaknya lalu melakukan penyidikan dan berhasil mengamankan kurir berikut barang buktinya. 

"Pelaku kita amankan saat turun dari becak bermotor (Betor) di depan Loket Bus ALS Jalan SM Raja Km 6,5 Kelurahan Harjosari 2 Kecamatan Medan Amplas hendak berangkat mengantar kiriman 10 kg ganja kering itu dengan menggunakan bus. Saat kita periksa, polisi menemukan 10 kg ganja kering dalam sebuah koper warna hitam merk 'Pologen' yang tersusun rapi," kata Kapolsek

Dikatakannya, saat ini pihaknya masih melakukan pengejaran terhadap bandar besarnya berinisial Can yang merupakan warga aceh. 

"Barang haram itu didapatnya dari Can yang saat ini masih kita kejar," jelasnya.

Dijelaskannya, untuk tersangka akan dijerat dengan pasal,114 ayat 2, Subs Pasal 111 ayat 2 UU RI No 35 tahun 2009 tentang narkotika dengan ancaman hukuman seumur hidup atau pidana paling singkat 5 tahun dan paling lama 20 tahun penjara.

Sementara tersangka mengaku baru pertama kali menjadi kurir ganja kering ini. 

"Baru sekali jadi kurir saya dijanjikan uang Rp 5 juta jika berhasil membawa ganja itu ke Lampung dan saya baru dikasih ongkos Rp350 ribu sebagai uang jalan," jelasnya.

Selain itu tersangka juga mengaku terdesak kebutuhan ekonomi, pria lajang ini mengaku nekat menjadi kurir ganja ini karena dirinya sudah menganggur dan tidak memiliki pekerjaan. 

"Saya terdesak ekonomi karena menganggur tak ada kerjaan. Apalagi saya ditawarkan pekerjaan, sementara soal isi dalam koper itu ganja saya tidak tau," ungkapnya.(17M.05) 

Wartawan 17merdeka.com adalah yang namanya tercantum di susunan Redaksi. Segala proses peliputan yang diterbitkan oleh media online 17merdeka.com harus menunjukkan tanda pengenal/Kartu Pers. Hubungi kami: redaksi.17merdeka@gmail.com
Komentar
Berita Terkini