Senin, 07 September 2026 WIB

Polres DS Dalami Grup WA Porno Pelajar SMP dan SMA

Administrator Administrator
Polres DS Dalami Grup WA Porno Pelajar SMP dan SMA
17merdeka.com

17MERDEKA, LUBUKPAKAM - Penyidik Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Deliserdang tengah mendalami keberadaan grup Whatsapp (WA) pelajar Sekolah Menengah Pertama (SMP) dan Sekolah Menengah Atas (SMA) yang berisi konten-konten porno di Tanjungmorawa.

Paur Humas Polres Deliserdang, Iptu Masfan Naibaho kepada wartawan, Sabtu (28/9), menerangkan pendalaman tersebut dilakukan berawal dari pelaksanaan Patroli Gabungan TNI Polri, Jumat (27/9) sekira jam 15.00 WIB  guna mengantisipasi adanya unjuk rasa anarkis.

"Saat itu, anggota patroli mengamankan 67 orang pelajar yang akan melaksanakan unjuk rasa ke Medan. Adapun para pelajar ini berasal dari Serdangbedagai (Sergai) dan kabupaten Deliserdang," kata Masfan.

Satu orang dari para pelajar yang diamankan di Jalan Medan-Tanjungmorawa, Km.12, Desa Bangun Sari, Kecamatan Tanjungmorawa, tepatnya di depan SPBU Ganda Kasih tersebut, berinisial ISA (14), ditemukan telepon selularnya merek Xiaomi berisikan grup whatsapp yang memuat konten-konten porno.

Mendapat laporan tesebut, sambung Masfan, Kapolres Deliserdang, AKBP Eddy Suryantha Tarigan memerintahkan Kasat Reskrim, AKP Raffles Langgak Putra melalui Kanit PPA, Ipda Resti Widya Sari dan Penyidik Pembantu Bripka Tabi'ul Hidayat agar melakukan penyelidikan terhadap peredaran konten porno di grup Whatsapp tersebut. 

"Setelah dilakukan pemeriksaan, ISA menjelaskan hape berisi grup konten porno tersebut diperoleh dari temannya sesama pelajar berinisial AS (16). Kemudian berdasarkan informasi tersebut, pada Sabtu (28/9), jam 13.00 WIB, anggota Sat Reskrim mengamankan AS yang diduga sebagai pemilik hape dan seorang pelajar lainnya berinisial MDS (15), sebagai salah satu peserta dalam grup dan dari yang bersangkutan juga diamankan satu unit hape merek Evercoss yang juga berisi grup konten porno," paparnya.

Sementara itu, Kanit PPA Ipda Resti Widya Sari didampingi Penyidik Pembantu Bripka Tabi'ul Hidayat, menjelaskan hasil penelusuran terhadap hape merek Xiaomi milik ISA tersebut terdapat tiga grup berisi konten porno, antara lain Grup Bobo Yuk beranggotakan 256 peserta dengan satu orang admin, Grup Surga Dunia beranggotakan 250 peserta dengan satu orang admin dan 

Grup Together beranggotakan 240 peserta dengan satu orang admin.

"Adapun konten-konten porno di grup Whatsapp tersebut berupa gambar-gambar dan video asusila yang tidak layak dilihat oleh anak di bawah umur dikarenakan hal tersebut dapat merusak mental dari pada generasi muda," jelas Resti.

Kapolres Deliserdang, AKBP Eddy Suryantha Tarigan menjelaskan, pihaknya akan terus mendalami dan menyelidiki pihak-pihak yang mengirimkan konten-konten porno tersebut.

Dia berharap kepada orangtua, guru sekolah serta tokoh masyarakat untuk bersama-sama melakukan pengawasan terhadap anak dan lingkungan agar terhindar dari peredaran konten-konten porno di kalangan pelajar SMP maupun SMA. (17M.05) 

Wartawan 17merdeka.com adalah yang namanya tercantum di susunan Redaksi. Segala proses peliputan yang diterbitkan oleh media online 17merdeka.com harus menunjukkan tanda pengenal/Kartu Pers. Hubungi kami: redaksi.17merdeka@gmail.com
Komentar
Berita Terkini