Jumat, 04 September 2026 WIB

Poldasu Telusuri Dana Desa Siluman

Administrator Administrator
Poldasu Telusuri Dana Desa Siluman
dok
Kabid Humas Polda Sumut Kombes Pol Tatan Dirsan Atmaja

17MERDEKA, MEDAN - Kepolisian Daerah (Polda) Sumatera Utara telusuri Desa Siluman di provinsi ini yang menerima dana kucuran pemerintah yang diperuntukan bagi pembangunan.

"Itu (Desa Siluman) masih dalam penyelidikan, kita tunggu saja hasilnya," ungkap Kabid Humas Polda Sumut, Kombes Pol Tatan Dirsan Atmaja kepada wartawan di RS Bhayangkara Medan, Selasa (19/11).

Katanya, pihaknya akan memproses secara hukum bila adanya ditemukan program pemerintah tidak terealisasi sesuai diperuntukannya. 

"Yang pasti, kebijakan pemerintah atau mungkin program-program pemerintah yang tidak tepat sasaran, atau disalahgunakan pasti akan dilakukan penyelidikan," sebutnya.

Mantan Wakapolrestabes Medan itu membeberkan, jika sejumlah desa di Sumatera Utara yang disebut desa siluman menerima aliran dana, namun, tidak sesuai dengan syarat yang diberlakukan tengah diselidiki. 

"Masih sampai saat ini dalam penyelidikan. Mudah-mudahan tidak ada, kalau ada tetap kita proses. Masih dilakukan pendalaman, apakah itu benar desa hantu, desa fiktif, belum dapat hasilnya," tegasnya.

Sebelumnya, Ombudsman RI Perwakilan Sumatera Utara pertanyakan sejumlah desa di Nias Barat yang mendapat kucuran dana desa. Padahal desa tersebut tak berpenghuni. Jika pun dihuni dengan jumlah jwa yang sangat sedikit. 

Desa yang tak berpenghuni itu, Desa Kafokafo Kecamatan Sirombu, Kabupaten Nias Barat. Juga desa lainnya yang juga tak berpenghuni, Desa Pulau Bogi dan Desa Imana.

Sedangkan desa lainnya dihuni dengan jumlah jiwa atau kepala keluarga sangat sedikit. Seperti Desa Simene'eto yang dihuni sekitar 1 KK, Desa Lahawa yang dihuni tidak lebih dari 10 KK, Desa Hanefa yang dihuni tidak lebih dari 13 KK. 

Kemudian Desa Tuwatuwa yang dihuni tidak lebih dari 5 KK dan Desa Bawosalo'o yang dihuni tidak lebih dari 10 KK. (17M.02) 

Wartawan 17merdeka.com adalah yang namanya tercantum di susunan Redaksi. Segala proses peliputan yang diterbitkan oleh media online 17merdeka.com harus menunjukkan tanda pengenal/Kartu Pers. Hubungi kami: redaksi.17merdeka@gmail.com
Komentar
Berita Terkini