Jumat, 04 September 2026 WIB
Viral ancaman terhadap presiden dan SARA

Poldasu Periksa Suami Istri Pemilik Akun

Administrator Administrator
Poldasu Periksa Suami Istri Pemilik Akun
Int
Ilustrasi


17MERDEKA, MEDAN - Penyidik Subdit I/Cyber crime Ditreskrimsus Poldasu memeriksa pasangan suami istri, Haris dan istrinya Jariah Sitorus yang diduga melakukan pengancaman terhadap kepala negara dan menghina suku batak dan agama melalui akun media sosial face book.

"Setelah akun penghinaan dan penistaan agama dan suku melalui akun face book itu viral, kita langsung mengamankan pasangan suami istri tersebut dati rumahnya, "kata Dirreskrimsus Poldasu Kombes Pol.Toga H Panjaitan melalui Kasubdit I/Cyber Crime AKBP Suprayogi kepada wartawan, Rabu (17/10).

Tapi dalam pemeriksaan, kata Suprayogi, Jariah Sitorus membantah perbuatan tersebut.

"Jariah Sitorus sampai bersumpah tidak ada menshare dan memviralkan kalimat ancaman terhadap presiden dan agama serta suku batak," ujar Suprayogi menirukan keterangan Jariah dan Haris.

Bahkan, kata Suprayogi, Haris telah mengadu ke Polrestabes Medan karena hanphone istrinya dihaker orang lain.

Diketahui, pasangan suami istri warga Sunggal diperiksa penyidik Cyber Crime atas unggahan di medsos facebook yang menyebutkan, "Aku dan keluargaku sudah merakit bom agar presiden.... mati. Gereja juga siap2 di bom dan orang batak....". Komentar ini viral sejak dua hari terakhir. (17M.02) 

Wartawan 17merdeka.com adalah yang namanya tercantum di susunan Redaksi. Segala proses peliputan yang diterbitkan oleh media online 17merdeka.com harus menunjukkan tanda pengenal/Kartu Pers. Hubungi kami: redaksi.17merdeka@gmail.com
Komentar
Berita Terkini