Sabtu, 05 September 2026 WIB

Poldasu Gerebek Praktik Layanan Rapid Tes Diduga Palsu di Bandara KNIA

Administrator Administrator
Poldasu Gerebek Praktik Layanan Rapid Tes Diduga Palsu di Bandara KNIA
17merdeka.com
Petugas melakukan penggerebekan lokasi pelaksanaan rapid tes di Bandara Kuala Namu Internasional, Selasa (27/4/2021).

17MERDEKA, MEDAN - Polda Sumut menggerebek lokasi praktik pelayanan rapid tes diduga palsu di Bandara Kualanamu Internasional, Selasa (27/4/2021). 


"Iya, memang benar ada penggerebekan itu. Tapi, saya belum punya datanya. Nanti, perkembangan selanjutnya saya sampaikan," ujar Kasubbid Penmas Polda Sumut, AKBP MP Nainggolan, Rabu (28/4/2021).


Nainggolan mengaku, belum bisa memberikan keterangan lebih rinci karena proses pemeriksaan masih berlangsung.


"Penyidik masih melakukan pendalaman," tukasnya.


Dia menegaskan, sampai saat ini proses penyelidikan masih seputar soal Posko pelayanan swab tes.


"Masih seputar pelayan swab tes, belum mengarah ke lab kimia Farma Medan," tegas Nainggolan.


Sementara, informasi diperoleh petugas mengamankan lima orang karena diduga menyalahi aturan dengan menggunakan alat steril swab stuck bekas.


Penggerebekan itu dilakukan Direktorat Reskrimsus Polda Sumut dipimpin AKP Jericho Levian Chandra. Kelimanya berininsial RN (admin), AD (analis), AT (analis), EK (analis) dan EI (kasir). 


Penggerebekan itu setelah polisi menerima informasi di lantai Menzanine terminal Bandara Kualanamu, ada dugaan permainan dan akal-akalan petugas rapid tes yang menggunakan alat tes bekas.


Usai penggerebekan, polisi langsung memasang garisi polisi di lokasi. Kemudian petugas menyita barang bukti alat-alat rapid tes dan memboyongnya ke Polda Sumatera Utara untuk penyelidikan. 


Petugas menyita sejumlah barang bukti, seperti komputer 2 unit, 2 mesin printer, uang kertas dan atusan alat rapid test bekas serta ratusan alat pengambil sampel rapid antigen yang belum digunakan. (17M.02)


Wartawan 17merdeka.com adalah yang namanya tercantum di susunan Redaksi. Segala proses peliputan yang diterbitkan oleh media online 17merdeka.com harus menunjukkan tanda pengenal/Kartu Pers. Hubungi kami: redaksi.17merdeka@gmail.com
Komentar
Berita Terkini