Sabtu, 05 September 2026 WIB

Mengaku Dukun, Anggota TNI Gadungan Ditangkap

Administrator Administrator
Mengaku Dukun, Anggota TNI Gadungan Ditangkap
17merdeka.com

17MERDEKA, KISARAN - Mengaku sebagai anggota TNI-AD Yonif 126 / Kala Cakti, Tohir (45) warga Kelurahan Mutiara, Kecamatan Kota Kisaran Timur, Asahan dibekuk warga Desa Pinanggripan dan Babinsa Koramil XII Air Batu Asahan, Rabu (4/9) sekira pukul 10.30 wib, di Desa Pinanggripan Kecamatan Air Batu Asahan.

Pelaku yang merupakan warga Kelurahan Mutiara Kecamatan kota Kisaran Timur, Asahan ini sempat mengaku sebagai anggota TNI-AD dari Yonif 126 / Kala Cakti.

Komandan Koramil XII/ Air Batu, Kapten Basri Lubis membenarkan terkait adanya penangkapan tabib palsu tersebut.

"Awal penangkapan terhadap tersangka Tohir dikarenakan Tohir sebelumnya yang dikenal warga masyarakat di Desa Pinanggripan berprofesi sebagai pedagang jamu atau rempah rempah herbal keliling yang konon dapat menyembuhkan berbagai macam penyakit serta dinilai dapat melakukan pengobatan terapi," katanya. 

Dari usahanya tersebut, sambungnya, warga masyarakat banyak yang terpedaya, termasuk masyarakat di Desa Pinanggripan Kecamatan Air Batu. Warga di lokasi tersebut mengaku sudah banyak mengeluarkan biaya untuk membeli rempah-rempah dari pelaku Tohir. 

"Akan tetapi akhirnya merasa kecewa lantaran rempah-rempah produksi Tohir tidak ada khasiatnya," bebernya lagi.

Warga masyarakat yang mengetahui kedatangan Tohir, tambah Kapten Basri, selanjutnya melakukan penangkapan dan saat dibekuk warga masyarakat, Tohir sempat mengaku sebagai anggota TNI. 

"Warga yang mendengar itu dari Tohir selanjutnya menghubungi Babinsa Koramil XII/Air Batu Serka Rahmad. Setibanya di lokasi kejadian, Serka Rahmad sempat menanyakan identitas Tohir, baru diketahui bahwa Tohir hanya mengaku-ngaku sebagai anggota TNI-AD dengan tujuan takut diamuk masa karena dagangannya tidak bermanfaat," jelasnya.

Komandan Koramil XII/Air Batu juga mengungkapkan, warga masyarakat di Desa Pinanggripan sangat kesal dengan ulah Tohir.

"Dari aksinya, pelaku Tohir mengaku sudah meraup keuntungan sebesar Rp.20 juta lebih dari cara tersebut. Warga masyarakat dan Babinsa Koramil XII/Air Batu selanjutnya menyerahkan ke pihak kepolisian sektor Air Batu guna untuk proses penyidikan, ungkapnya.

Terpisah, Kapolsek Air Batu, Iptu Rianto SH M.A.P juga membenarkan dan terhadap Tohir sedang dilakukan pemeriksaan di Mapolsek Air Batu. 

"Kami juga masih menunggu laporan atau pengaduan dari masyarakat yang dinilai telah dirugikan oleh Tohir," pungkasnya.

Sementara itu, salah seorang korban penipuan, Saidi Purba menyebutkan, warga di Desa Pinanggripan sudah banyak yang menjadi korban tipu daya Tohir.

"Ketika sebahagian warga meminta kepada pelaku untuk meminum obat yang diraciknya, Tohir justru langsung muntah-muntah dan berulang kali buang air besar, " jelas Saidi didampingi warga lainnya.

Dirinya mengaku, saat melancarkan aksinya, pelaku Tohir di dalam mengobati pasien memasang tarif sebesar Rp 1,2 juta sampai dengan Rp 6 juta. (17M.11)

Wartawan 17merdeka.com adalah yang namanya tercantum di susunan Redaksi. Segala proses peliputan yang diterbitkan oleh media online 17merdeka.com harus menunjukkan tanda pengenal/Kartu Pers. Hubungi kami: redaksi.17merdeka@gmail.com
Komentar
Berita Terkini