Rabu, 22 April 2026 WIB

Kota Medan Rawan, 2 Malam 2 Driver Online "Tewas" Dibegal

Administrator Administrator
Kota Medan Rawan, 2 Malam 2 Driver Online "Tewas" Dibegal
foto : Salah satu Korban di lokasi berbeda
17MERDEKA,Medan-Kota Medan semakin rawan tindak kejahatan, hingga sebahagian masyarakat ketakutan ketika melakukan aktifitas. Kejadian dua malam berturut dalam sepekan, aksi brutal kawanan begal merenggut dua korban nyawa driver (pengemudi) angkutan online di dua lokasi berbeda di Kota Medan.

Berdasarkan informasi dihimpun, Minggu (24/9), peristiwa begal berujung maut itu terjadi pada,  Sabtu (23/9) dinihari di kawasan Bundaran Hotel Pardede Jalan Juanda Medan. Korbannya seorang pengemudi Ojek Online, Ridwan Limbong (34), warga Jalan Palem IX, Kelurahan Helvetia, Kecamatan Medan Helvetia, tewas diserang kawanan begal menggunakan senjata tajam.

Kejadian naas menimpa korban yang menjadi tulang punggung keluarga dari seorang istri dan dua orang balita tersebut bermula ketika korban melintas di seputaran Jalan Juanda Medan mengendarai sepedamotor jenis,  Honda Vario nomor polisi BK 2132 AHC miliknya untuk menjemput orderan seorang penumpang.

Setibanya di seputaran Bundaran Pardede, korban dihadang empat orang pelaku berboncengan dua unit sepeda motor. Para pelaku  merampas sepedamotor korban. Korban yang sempat berusaha mempertahankan sepedamotornya dihujami sejumlah tusukan sajam oleh para pelaku dengan cara brutal hingga tak sadarkan diri di lokasi kejadian.

Dua orang security di lokasi kejadian, Yoki (30) dan Irwansyah Putra (28) yang menjadi saksi mata atas peristiwa tersebut menangkap seorang pelaku, Meilando Dewantoro (24) setelah terjatuh dari sepedamotor yang dikendarai pelaku lain yang berhasil kabur.

Korban akhirnya dipastikan meninggal dunia dengan sejumlah luka tusuk di antaranya di bagian dada kiri sedalam 1.5 cm, di paha sebelah kiri sedalam 2 cm dan di paha tengah sedalam 1 cm sesampainya di RS Bhayangkara Medan setelah sempat dibawa ke RS Boloni Medan dengan bantuan seorang pengemudi betor, Syafrizal.

Tersangka Meilando Dewantoro (24) diamankan pihak Polsek Medan Baru. Hingga saat ini kasus tersebut masih didalami Polsek Medan Baru dibantu Polrestabes Medan untuk memburu 3 tersangka lain yang berhasil kabur dari lokasi.

Sehari pasca peristiwa tersebut, Minggu (24/9) dinihari penemuan mayat korban diduga akibat aksi begal serupa kembali menggemparkan Kota Medan.  Korban, David J Simanjuntak (45) warga Jalan Kemiri II, Kecamatan Medan Kota yang juga berprofesi sebagai pengemudi taxi berbasis aplikasi online ditemukan tewas mengenaskan dengan luka sabetan senjata tajam di kepala, tangan dan wajahnya di dalam sebuah selokan di kawasan Jalan Sempurna, Kecamatan Medan Kota, Minggu (24/9) dinihari.

Informasi dihimpun dari berbagai sumber menyebutkan, korban pengemudi moda transportasi berbasis aplikasi online itu diketahui mengendarai mobil jenis Toyota Avanza platnomor BK 1281 BP warna putih. Korban sebelumnya juga diketahui mendapat order antaran penumpang dari Jalan Sutomo ke Jalan Wahidin.

Diduga aksi brutal begal yang dialami korban tersebut terjadi ketika mengantarkan orderan pelaku yang hingga kini belum diketahui identitasnya. Setelah dianiaya korban pelaku yang diperkirakan lebih dari dua orang, jasad korban lalu dibuang ke dalam parit depan kos-kosan persis di kawasan Jalan Sempurna Medan. Mayat korban kemudian ditemukan seorang penjaga kos bernama Hendro Siagaan (24) dan langsung mengabarkannya ke Polsek Medan Kota seterusnya turun ke lokasi memgevakuasi korban ke RS Bhayangkara Medan.

Kapolsek Medan Kota,  Kompol Martuasah Tobing,  Minggu (24/9) siang ketika dikonfirmasi menyebutkan, hingga saat ini pihaknya masih menyelidiki kasus tersebut setelah mengevakuasi korban dari lokasi penemuan. "Dugaan sementara perampokan, karena mobilnya tidak ditemukan di lokasi.  Tapi kasusnya masih kita selidiki, kita sudah membentuk tim dibantu Polrestabes Medan.  Tidak menutup kemungkinan ada motif lain selain perampokan, mohon didoakan supaya bisa cepat terungkap," jelas Martuasah,  Minggu (24/9) siang melalui telpon selulernya.(17M.09)
 


Tag:
Berita Terkait
Wartawan 17merdeka.com adalah yang namanya tercantum di susunan Redaksi. Segala proses peliputan yang diterbitkan oleh media online 17merdeka.com harus menunjukkan tanda pengenal/Kartu Pers. Hubungi kami: redaksi.17merdeka@gmail.com
Komentar
Berita Terkini