Sabtu, 05 September 2026 WIB

Hasil Audit Labura akan Rampung, Poldasu Segera Tetapkan Tersangka

Administrator Administrator
Hasil Audit Labura akan Rampung, Poldasu Segera Tetapkan Tersangka
Int
Ilustrasi

17MERDEKA, MEDAN - Penyidik Subdit III/Tipidkor Direktorat (Dit) Reskrimsus Polda Sumut, dalam waktu dekat direncanakan segera menerima laporan hasil audit dari pihak Badan Pengawas Keuangan dan Pembangunan (BPKP) terkait kasus DBH PBB Kabupaten Labuhan Batu Utara (Labura) dan Labuhan Batu Selatan (Labusel). 

Jika terbukti adanya kerugian negara, maka penyidik bisa menetapkan tersangka. Namun, penyidik masih membutuhkan keterangan saksi lainnya.

Direktur Reskrimsus Polda Sumut, Kombes Pol Rony Samtana mengaku, sesuai rencana, Jumat (27/9) pihak BPKP memberikan hasil audit kerugian negara dugaan korupsi Dana Bagi Hasil (DBH) Pajak Bumi dan Bangunan (PBB) dan di Labura dan Labusel.

"Ya, rencananya hari ini keluar hasil dari BPKP," ujar Rony. 

Kata Rony, setelah hasil audit BPKP keluar, pihaknya akan melakukan pemeriksaan beberapa saksi lagi. "Setelah itu, kita akan lakukan gelar perkara untuk menentukan tersangka," katanya. 

Namun, disinggung soal calon tersangka, Rony enggan membeberkan karena masih mendalaminya. Dia menyatakan, akan menyampaikan ke media jika sudah ada tersangkanya.

"Penting, setelah mendapat hasil audit dari BPKP kita akan lakukan gelar perkara dan selanjutnya menentukan tersangka dari dugaan kasus korupsi ini," imbuhnya.

Seperti diketahui, dalam kasus dugaan DBH PBB pihak Dit Reskrimsus Polda Sumut masih melakukan pemeriksaan saksi-saksi.

"Kita juga sudah memeriksa Bupati Labura Khairuddin Syah Sitorus dan status yang bersangkutan masih sebagai saksi," kata Rony, Minggu (28/4).

Bupati Labura diperiksa sebagai saksi kasus DBH Tahun Anggaran 2013-2015.

"Kita sedang fokus untuk mencari siapa yang akan bertanggung jawab atas perbuatan penyelewengan DBH PBB ini," tukasnya.

Mengenai sudah berapa saksi yang diperiksa selain Bupati Labura Khairuddin Syah Sitorus, mantan penyidik KPK ini mengaku, pihaknya melakukan pemeriksaan sebagai saksi kepada Sekretaris Daerah (Sekda) Labura, Kepala Dinas Pendapatan Labura, serta beberapa pejabat di lingkungan Pemkab Labura.

"Jadi, semua ini lagi diproses. Hasil selanjutnya, atau apabila sudah ada tersangka, nanti saya kabari lagi," pungkasnya. (17M.02) 

Wartawan 17merdeka.com adalah yang namanya tercantum di susunan Redaksi. Segala proses peliputan yang diterbitkan oleh media online 17merdeka.com harus menunjukkan tanda pengenal/Kartu Pers. Hubungi kami: redaksi.17merdeka@gmail.com
Komentar
Berita Terkini