Minggu, 06 September 2026 WIB

Empat Tahun Kasus Pembunuhan di Karo tak Terungkap

“Ada Bukti Topi Diduga Milik Pelaku”
Administrator Administrator
Empat Tahun Kasus Pembunuhan di Karo tak Terungkap
17merdeka
Simson Sinuhaji perlihatkan bukti laporannya ketika mendatangi Bid Propam Poldasu, Rabu (18/4).

17MERDEKA, MEDAN - Simson Sinuhaji (57), dan M Beru Bangun, warga Desa Munthe Kecamatan Munte, Kabupaten Karo, mendatangi Bidang Propam Polda Sumut, Rabu (17/4). Mereka memberikan keterangan perihal belum terungkapnya kasus pembunuhan putri kandungnya sejak 4 tahun lalu.

Putrinya Ivoni Beru Sinuhaji (25), diketahui tewas dengan luka tikaman di punggung dan dada. Mereka berharap Poldasu dapat mengungkap kasus pembunuhan tersebut. 

"Kemarin, 17 April kami di telepon Bid Propam Poldasu. Kedatangan kami ke sini untuk memberikan keterangan terkait kasus pembunuhan anak kami yang belum terungkap itu. Setelah kami datang ke Propam tadi, mereka bilang bersabar lah dulu, kami akan menindaklanjutinya," terang Sinuhaji, menunjukkan sejumlah berkas maupun foto-foto almarhum anaknya yang tewas.

Disebutnya, peristiwa yang menewaskan anaknya terjadi 4 tahun lalu, yakni pada Kamis 7 Agustus 2014 di rumah kontrakannya Jalan Kuta Cane, Gang HKI Kabanjahe.

Sebelum tewas, sekira pukul 19.00 WIB, awalnya korban tidur di samping adik kandungnya, Surya Kencana Sinuhaji. Namun, sekira pukul 22.30 WIB, ketika sedang bermain HP, tiba-tiba Surya Kencana Sinuhaji mengaku mendengar suara jeritan korban. 

Usai mengeceknya, Surya Kencana Sinuhaji langsung histeris karena melihat korban yang juga seorang janda beranak satu itu telah tewas bersimbah darah dalam posisi telentang, dengan luka tusuk di bagian perut kiri dan punggung.

Dia kemudian melaporkan kejadian itu kepada warga sekitar. Namun, hingga 4 tahun berlalu, kasus pembunuhan anaknya itu belum juga terungkap. Penyelidik dan penyidik Polres Tanah Karo belum berhasil mengungkap kasus pembunuhan itu.  

Simson Sinuhaji, sempat mengungkapkan kekecewaannya kepada penyidik Polres Tanah Karo yang menangani kasus pembunuhan anaknya.

Sebab, dalam surat pemberitahun perkembangan hasil penyelidikan (SP2HP) yang dilayangkan Polres Tanah Karo pada 29 September 2014 lalu, sejumlah saksi telah dilakukan pemanggilan, termasuk dirinya dan istrinya. 

Namun, dia mengaku kecewa karena penyidik tidak melakukan pemanggilan terhadap tetangga almarhum Ivona Beru Sinuhaji.

"Saya heran kenapa tetangga anak saya itu tidak dipanggil satupun. Padahal, dua hari setelah kejadian, mereka langsung menghilang alias pindah rumah. Ini kok malah anak saya (adik kandung korban) yang dipanggil jadi saksi dan sempat akan dilakukan tes kebohongan. Sementara yang kami tahu, ada bukti 1 topi yang diduga milik pelaku," bebernya, mengaku telah mendatangi KPAI dan Komnas HAM di Jakarta sebagai bentuk protes pada saat itu.  

Sementara, Kabid Humas Polda Sumut, Kombes Pol Rina Sari Ginting, menanggapi masalah itu menyatakan, pihaknya akan menindaklanjuti jika memang keluarga korban sudah membuat pengaduan resmi.  

"Nanti Propam yang ngecek, diaudit investigasi, apa kesulitan, bagaimana proses penyidikan yang dilakukan. Nanti pasti akan ketemu," katanya.

"Nggak bisa kita bilang lambat atau cepat, ada kasus yang berat tapi cepat, ada yang menurut kita ringan tapi lambat terungkap, itu tergantung alat bukti dan keterangan saksi yang ada. Itu semua nanti akan digelar di mana kesulitannya," tandas Rina. (17M.02) 

Wartawan 17merdeka.com adalah yang namanya tercantum di susunan Redaksi. Segala proses peliputan yang diterbitkan oleh media online 17merdeka.com harus menunjukkan tanda pengenal/Kartu Pers. Hubungi kami: redaksi.17merdeka@gmail.com
Komentar
Berita Terkini