Minggu, 06 September 2026 WIB

Diberi Tumpangan, Kernet Ini Malah Nyaris Perkosa Anak Teman

Emas, HP dan Mini Bus BBC pun Digondol
Administrator Administrator
Diberi Tumpangan, Kernet Ini Malah Nyaris Perkosa Anak Teman
17merdeka

17MERDEKA, LABURA - Biadab. Kata itulah yang pantas buat tersangka pencabulan PS (27) warga Tanjung Morawa, Kabupaten Deli serdang ini.


Pasalnya pria yang bekerja sebagai kernet bus BBC ini nekat mencoba memperkosa anak dari pemilik rumah yang ditumpanginya tidur, sekaligus sepupu temannya sendiri yang tak lain supir BBC.


Informasi yang diterima, kasus pencabulan itu bermula ketika tersangka (kernet) diajak temannya (Supir) BBC Santo menginap di rumah pamannya bernama Legimin di Dusun Kampung Baru Barat, Desa Sukarame, Kecamatan Kualuh hulu, Kabupaten Labuhanbatu Utara (Labura), Jumat (23/2/18).


Legimin yang tidak menyangka ternyata teman keponakannya itu nekat mencoba memperkosa anaknya Mawar (nama samaran) yang masih berusia lima belas tahun.


Bahkan yang lebih parah lagi pelaku memukul korban dengan broti saat melakukan perlawanan hingga mengakibatkan gigi korban copot dan mengalami pendarahan di bagian kepala hingga pingsan.


Kepada wartawan, Minggu (25/2/2018), Kapolsek Kualuh Hulu AKP. R. Sihombing menjelaskan, kejadian percobaan  pemerkosaan itu dilakukan tersangka pada Sabtu pagi sekira pukul .04.00 Wib. Tersangka secara diam-diam masuk ke dalam kamar tidur korban yang saat itu tidur seorang diri.


Kemudian tersangka berusaha memperkosa korban dengan paksa membuka seluruh pakaian korban. Korban (Mawar) coba berontak sambil meronta. Takut perbuatan bejat tersangka diketahui, tersangka memukul rahang sebelah kanan korban dengan kayu broti yang berada di dalam kamar.


Akibat kejadian itu membuat gigi korban copot dan tidak sadarkan diri. Kemudian tersangka pun pergi meninggalkan korban dalam keadaan pingsan dan tanpa busana serta berlumuran darah di bahagian wajah.


"Setelah itu tersangka pergi dengan membawa Bus BBC milik Santo secara diam-diam. Tersangka juga mencuri Handphone androit milik korban, dan juga gelang tangan serta cincin emas 22 Karat milik korban," tp erang Kapolsek Kualuh Hulu AKP. R. Sihombing.


Mengetahui hal tersebut lrangtua Korba Legimin melaporkan kejadian yang dialami putrinya ke Mapolsek Kualuh Hulu. 


"Mendapat laporan dari orang tua korban, Tim Unit Reskrim Polsek Kualuh Hulu langsung melakukan Cek TKP dan menyita barang bukti berupa potongan kayu broti, 1 gigi korban yang tanggal ditemukan di kasur korban, celana dalam diduga milik tersangka di TKP, pakaian korban yang berlumuran darah. Kemudian kita evakuasi korban ke RSU Aek Kanopan untuk dilakukan perawatan," ujar kapolsek


Menindaklanjuti kejadian tersebut, Unit Reskrim Polsek Kualuh Hulu melakukan lidik dan mengejar Pelaku. Tak berselang lama, sekira pukul 11.05 Wib, tersangka berhasil diamankan Polsek Prapat dan diboyong ke Polsek Kualuh Hulu. 


"Kita mendapat informasi tersangka melarikan diri ke arah Prapat, kemudian kita koordinasi dengan Polsek Prapat agar menyetop mobil yg dikendarai tersangka sekaligus menahan tersangka. Saat ini, tersangka sudah kita tahan di Polsek Kualuh Hulu," kata Kapolsek.


Sementara dari hasil pemeriksaan yang dilakukan pihak Rumah Sakit (RS) Aek Kanopan dan juga dari hasil Interogasi terhadap tersangka, korban belum disetubuhi.


"Pengakuan tersangka, korban belum sempat disetubuhi. Dari hasil pemeriksaan pihak rumah sakit juga mengatakan hal yang sama," tutup Kapolsek. (17M.10) 

Wartawan 17merdeka.com adalah yang namanya tercantum di susunan Redaksi. Segala proses peliputan yang diterbitkan oleh media online 17merdeka.com harus menunjukkan tanda pengenal/Kartu Pers. Hubungi kami: redaksi.17merdeka@gmail.com
Komentar
Berita Terkini