Mereka adalah, Pico alias Indra (16), warga Kampung Lalang Medan, Teuku Rian (20),warga Jalan Muhamadiayah, Sei Kambing Medan dan Farham Zuliansah (19), warga Jalan Sei Sikambing, Gang Family, Medan Petisah.
"Mereka buat onar, makanya kita amankan. Ada juga kita amankan sajam dari mereka," terang Kapolsek Medan Kota, Kompol Revi Nurvelani kepada wartawan, Rabu (12/9) malam.
Penangkapan terhadap ketiga anak baru gede (ABG) itu bermula dari kalahnya Tim PSMS Medan saat menjamu PSIS Semarang dengan skor 2-3.
Karena itu, suporter tim PSMS Medan berang dengan mengejeki suporter PSIS Semarang. Tak terima dengan ejekan suporter tim lawan, suporter tim PSIS Semarang melawan dan membalas.
Kedua tim suporter ricuh hingga membuat pihak kepolisian yang melakukan pengamanan pertandingan kerepotan. Petugas langsung mengamankan tiga orang yang diduga sebagai provokator.
Begitu diperiksa, ternyata para tersangka juga menyimpan senjata tajam (sajam) di pinggangnya. Selanjutnya, petugas langsung membawa para tersangka dan berhasil membubarkan suporter yang sebelumnya sempat ricuh tersebut.
"Para tersangka kini masih kita mintai keterangannya," pungkasnya. (17M.02)