Minggu, 06 September 2026 WIB

BNN Amankan 200 Kg Narkotika asal Malaysia

Administrator Administrator
BNN Amankan 200 Kg Narkotika asal Malaysia
17merdeka.com
Sejumlah barang bukti narkoba yang berhasil diungkap BNN

17MERDEKA, MEDAN - Badan Narkotika Nasional Republik Indonesia (BNN RI) berhasil menggagalkan upaya peredaran narkotika asal Malaysia sebanyak 200 kg.

Deputi Bidang Pemberantasan BNN RI Irjen Pol Arman Depari menyampaikan, adapun narkotika tersebut terdiri dari narkotika jenis sabu, ekstasi dan pil happy five.

"Dalam penangkapan ini, kita juga mengamankan dua orang tersangka masing-masing atas nama Zulham dan Fajar," terang Arman kepada wartawan, Minggu (12/5).

Arman menceritakan, penangkapan pertama dilakukan pada Jumat (10/5) pukul 19.00 WIB. Saat itu, Tim BNN menerima informasi akan terjadi transaksi narkotika di wilayah Bekasi.

Dari hasil penyelidikan, jelas Arman, dicurigai sebuah truk berasal dari Pekanbaru, Riau, sehingga dilakukan pembuntutan dari sekitar pintu keluar Tol Bintaro Bekasi sampai ke Tambun. Setelah truk membongkar muatannya berupa kelapa dan disimpan di sebuah rumah toko kelontong, Tim BNN melakukan penggerebekan dan pemeriksaan.

"Dari hasil penggeledahan ditemukan narkoba jenis sabu sebanyak 100 kg yang disimpan di dalam lemari, serta mengamankan tersangka atas nama Fajar," jelasnya.

Atas keterangan tersangka Fajar, lanjut Arman, diketahui masih ada narkotika lainnya disimpan di rumah kontrakan tersangka Zulham di daerah Keranji, Bekasi. 

Sehingga, pada Minggu (12/5) pukul 01.00 WIB, tim BNN kemudian melakukan penggeledahan di rumah kontrakan Zulham dan menemukan 97 bungkus sabu beserta sejumlah pil ekstasi dan happy five. 

"Total barang bukti narkotika yang disita sebanyak 200 kg. Selain itu, kita juga mengamankan barang bukti lainnya terdiri dari satu unit truk, mobil, sepeda motor, dan alat-alat komunikasi," jelasnya. 

Arman mengaku, saat ini pihaknya sedang berupaya mengembangkan kasus tersebut untuk mengejar tersangka lain yang terlibat dalam jaringan peredaran narkotika itu.

"Diduga narkotika ini masuk atau diselundupkan dari Malaysia melalui jalur laut ke Indonesia dan dibawa dari Pekanbaru dengan truk ke Jakarta dan Bekasi," pungkasnya. (17M.02) 

Wartawan 17merdeka.com adalah yang namanya tercantum di susunan Redaksi. Segala proses peliputan yang diterbitkan oleh media online 17merdeka.com harus menunjukkan tanda pengenal/Kartu Pers. Hubungi kami: redaksi.17merdeka@gmail.com
Komentar
Berita Terkini