Rabu, 02 September 2026 WIB

"Patut Diacungi Jempol"Polda Sumut Ungkap Pengoplosan Gas. Bagaimana Sarang Narkoba Jermal XV...?

Administrator Administrator
"Patut Diacungi Jempol"Polda Sumut Ungkap Pengoplosan Gas. Bagaimana Sarang Narkoba Jermal XV...?

17MERDEKA.COM| Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Ditreskrimsus) Polda Sumut mengungkap pengoplosan gas di pangkalan Jalan Sei Kapuas Gang Bunga, Kelurahan Babura, Kecamatan Medan Sunggal, Jumat (28/7/23).

Direktur Reskrimsus Polda Sumut, Kombes Pol Teddy John Sahala Marbun mengatakan, praktik pengoplosan gas mengakibatkan terjadinya kelangkaan di masyarakat.

"Gas bersubsidi berukuran 3 kg yang diperuntukan bagi masyarakat miskin serta pelaku usaha UMKM akhirnya langka," ujarnya.

Teddy menjelaskan, dalam praktiknya tabung gas yang telah dioplos dari subsidi ke non subsidi, akan dijual kepada masyarakat yang membutuhkan.

"Kasus pengoplosan tabung gas bersubsidi ini masih dalam pengembangan Polda Sumut dan Polrestabes Medan," katanya.

Teddy menambahkan, pangkalan pengoplos tabung gas berukuran 3 kg itu beraksi dengan cara memindahkan isinya ke tabung berukuran 12-50 kg.

"Para pekerja di pangkalan menggunakan alat berupa pipa (alat jos) pada tabung ukuran 12 kg dan 50 kg dihubungkan pada tabung gas ukuran 3 kg. Sehingga, gas yang berada di tabung gas ukuran 3 kg berpindah ke tabung gas ukuran 12 kg dan 50 kg," ucapnya.

Dalam pengungkapan itu, sebanyak tiga orang pekerja dari pangkalan yang mengoplos gas bersubsidi itu diamankan. Ketiga pekerja yang diamankan itu berinisial RT, NF dan APG.

"Kita sita barang bukti 349 tabung gas 3 kg, pipa untuk mengoplos, 124 tabung gas ukuran 12 kg, 14 tabung ukuran 50 kg, 12 tabung ukuran 5,5 kg," pungkasnya.

Keberhasilan pengungkapan praktik pengoplosan gas ini patut di " Acungi Jempol."

Pasalnya, saat ini terjadi kelangkaan gas ukuran 3 kg di tengah-tengah masyakarat.

Namun, penindakan lokasi peredaran narkoba di lahan garapan Jalan Jermal XV Ujung, Desa Amplas, Kecamatan Percut Sei Tuan, juga harus dilakukan sungguh-sungguh semua untuk menyelamatkan generasi muda dari bahaya narkoba.

Lokasi surga para bandar dan pemakai narkoba jenis sabu-sabu di sana seperti tak sentuh hukum, serta disinyalir segelintir oknum kerap disebut sebut berkolaborasi dengan para mafia.

Sudah menjadi rahasia umum bahkan perbincangan masyarakat Kota Medan bahwa Jermal XV adalah lokasi transaksi narkoba yang sebelumnya dirazia, namun bos besar sebagai raja sabu penguasa lokasi tidak tersentuh.

Aneh, banyak instrumen pendukung penegak hukum seperti unsur Intelkam dari kepolisian, reskrim bahkan unit khusus narkoba yang di lengkapi alat-alat canggih yang dimiliki negara.

Semua instrumen pendukung disiapkan negara dari dana anggaran APBN khusus di peruntukkan untuk pihak penegak hukum agar bekerja dengan baik dan dapat menangkap para bandar narkoba yang meresahkan dan menyelamatkan generasi muda dari bahaya narkoba.

Ironisnya, hingga hari ini bos pemasok terbesar narkoba di Jalan Jermal XV belum juga tertangkap, hingga menjadi pertanyaan ada apa dengan negeri ini?

Kriminolog Dr Redyanto Sidi menilai perlu tim bentukan khusus untuk memberantas peredaran narkoba di lahan garapan Jalan Jermal XV Ujung, Desa Amplas, Kecamatan Percut Sei Tuan.

"Tim khusus diperlukan untuk mengetahui adanya permufakatan jahat dan memberantas para oknum (pengedar dan pemasok) narkoba di sana," ujarnya.

Redyanto mengatakan, tim yang dibentuk diharapkan dapat membuat daerah tersebut bebas dari narkoba. Menurutnya, patut pula diungkap dari mana asal narkoba yang diedarkan tersebut.

"Termasuk juga dugaan setoran kepada oknum yang menggunakan jabatan untuk melindungi peredaran dan penyalahgunaan narkoba," katanya.

Redyanto menegaskan, semua oknum yang terlibat sangat layak di PTDH dan diproses pidana. Dikatakan, razia yang dilakukan di lokasi juga kerap hanya menangkap pemain-pemain kecilnya saja.

"Razia kalau sudah bocor oleh oknum ya percuma saja. Untuk itu, yang perlu prioritas dilakukan adalah oknum ini dahulu," katanya.

Kabid Humas Polda Sumut Kombes Pol Hadi Wahyudi menjawab singkat saat ditanya tindakan apa yang diambil untuk memberantas peredaran narkoba di Jalan Jermal XV.

"Narkoba adalah musuh bersama dan penanganannya dilakukan secara bersama," tukasnya. Bersambung /Jermal XV.(17M-9)

Wartawan 17merdeka.com adalah yang namanya tercantum di susunan Redaksi. Segala proses peliputan yang diterbitkan oleh media online 17merdeka.com harus menunjukkan tanda pengenal/Kartu Pers. Hubungi kami: redaksi.17merdeka@gmail.com
Komentar
Berita Terkini