Minggu, 19 April 2026 WIB

2.320 Personel Poldasu Amankan Idul Adha

Administrator Administrator
2.320 Personel Poldasu Amankan Idul Adha
Internet
ilustrasi

17MERDEKA, MEDAN - Dalam rangka menjaga kondusifitas perayaan Hari Raya Idul Adha 1438 Hijriyah pada Jumat, 1 September 2017, Polda Sumut menurunkan sebanyak 2.320 personel untuk melakukan pengamanan di berbagai tempat objek vital. Antisipasi teror bom menjadi prioritas.

"180 personel di antaranya berasal dari Satuan Tugas Polda (Satgasda) Sumut dan 2.140 personel lainnya dari Satuan Tugas Wilayah (Satgaswil)," ujar Kasubbid Penmas Polda Sumut, AKBP MP Nainggolan kepada wartawan, Selasa (29/8).

Kata dia, dalam upaya pengamanan yang dilakukan, Polda Sumut akan mengedepankan langkah-langkah pre-emtif, preventif dan penegakan hukum, didukung dengan deteksi dini guna mewujudkan situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas) yang kondusif, aman, tertib dan lancar, sebelum, pada saat maupun pasca perayaan Hari Raya Idul Adha 1438 H Tahun 2017 di wilayah Provinsi Sumatera Utara.

Pengamanan, sambungnya, dilaksanakan mulai 31 Agustus hingga 3 September 2017. Serangkaian pengamanan yang dilakukan, meliputi kegiatan Takbir Akbar (takbiran keliling), ibadah shalat Idul Adha, penyembelihan hewan kurban dan pembagian daging kurban serta kegiatan lainnya. 

Pelaksanaan Hari Raya Idul Adha 1438 Hijriyah, disebutnya, dimungkinkan dimanfaatkan oleh individu atau kelompok-kelompok tertentu untuk melakukan hal-hal yang bisa memicu ketidakkondusifan.

Seperti, menyebarkan isu negatif menyangkut Suku, Agama, Ras dan Antargolongan (SARA) melalui short message service (SMS), telah terjadi benturan antara umat Muslim yang akan melaksanakan shalat Idul Adha dengan umat Nasrani yang akan melaksanakan ibadah ke gereja.

"Aksi teror oleh kelompok tertentu dengan modus menempatkan benda berupa bungkusan/kotak yang didesain sedemikian rupa menyerupai paket bom di lokasi-lokasi tempat yang digunakan untuk shalat Idul Adha, lokasi pemotongan dan pembagian daging kurban, dan di lokasi pekarangan gereja maupun di dalam gereja," sebutnya.

Selain itu, antisipasi dan deteksi dilakukan terhadap upaya peledakan bom bunuh diri oleh kelompok tertentu di lokasi masjid dan di tempat-tempat lain pada saat takbiran dan shalat Idul Adha, serta di lokasi gereja dan tempat-tempat lain pada saat kegiatan ibadah umat Nasrani. (17M/07)


Tag:
Berita Terkait
Wartawan 17merdeka.com adalah yang namanya tercantum di susunan Redaksi. Segala proses peliputan yang diterbitkan oleh media online 17merdeka.com harus menunjukkan tanda pengenal/Kartu Pers. Hubungi kami: redaksi.17merdeka@gmail.com
Komentar
Berita Terkini