Jumat, 05 Juni 2026 WIB

Warga Tembung Heboh, Puluhan Bangkai Babi Kembali Dibuang di Sungai

Administrator Administrator
Warga Tembung Heboh, Puluhan Bangkai Babi Kembali Dibuang di Sungai
17merdeka.com
Bangkai babi yang hanyut di Sungai Tembung.

17MERDEKA, MEDAN - Virus Colera yang menyerang ternak babi (Hog Cholera) di wilayah Sumatera Utara khususnya Kecamatan Percut Sei Tuan, sepertinya kembali menghantui warga. Pasalnya, pelaku peternak babi diduga banyak membuang bangkai ternak babinya yang mati terjangkit virus Colera tersebut ke aliran air sungai Tembung.

Hal itu sepasti membuat warga masyarakat resah. Seperti yang diutarakan, Misni (51). Pemilik warung di kawasan perairan sungai di Jalan Duku Raya, Desa Bandar Khalipah, Kecamatan Percut Sei Tuan ini, Rabu (27/11/2019) sore.

Tepat di depan warungnya, warga ramai mengamati puluhan bangkai babi yang diduga sengaja dibuang ke sungai, sore tadi.

"Ini masih banyak yang lewat bangkai babinya. Ihh putih-putih warnanya. Ini lah yang membuat kami takut, kurasa ini sengaja dibuang karena babinya mati terkena penyakit," cetus, Misni.

Masyarakat menduga, para pelakunya sengaja membuang bangkai babi yang mati itu saat air sungai mulai naik.

"Pas air sungainya naik banyak sampah mengalir dari aliran Sungai Tembung menuju ke sini dibarengi dengan bangkai babi yang mengalir satu persatu berjumlah puluhan. Sekarang, Air sungainya pun berubah warna jadi kuning kehitam-hitaman," sebut, Misni yang turut diamini, Wak No dan warga sekitar lainnya di lokasi.

Banyaknya bangkai babi yang mengalir di aliran sungai itu, menjadi perhatian banyak warga. Tak hanya warga yang tinggal di bantaran sungai, namun para pengendara dan pengguna jalan yang melintas turut mengamati dari atas.

"Semua takut dan jijik mengambilnya, jadi gak ada yang berani kalau gak pakai alat. Apalagi sekarang air sungainya lagi naik," timpal warga lainnya.

Hingga saat ini belum ada tindakan dari aparat terkait perihal kembali maraknya bangkai babi dibuang ke sungai. (17M.05) 

Wartawan 17merdeka.com adalah yang namanya tercantum di susunan Redaksi. Segala proses peliputan yang diterbitkan oleh media online 17merdeka.com harus menunjukkan tanda pengenal/Kartu Pers. Hubungi kami: redaksi.17merdeka@gmail.com
Komentar
Berita Terkini