Rabu, 22 Juli 2026 WIB

Terkait Pembakaran Bendera HTI, Kapoldasu Minta Jangan Dipolitisir

Administrator Administrator
Terkait Pembakaran Bendera HTI, Kapoldasu Minta Jangan Dipolitisir
dok

17MERDEKA, MEDAN - Kapolda Sumut Irjen Pol Drs Agus Andrianto menyatakan, penyidik Polda Jabar dan Bareskrim Polri sudah menjelaskan pembakaran bendera yang dilakukan oleh Banser di Garut, merupakan bendera Hizbut Tahrir Indonesia (HTI).


"Itu bendera HTI. Sudah dijelaskan kepada publik bahwa penyidik Polda Jabar dan Bareskrim, itu bendera HTI. HTI memang mengatakan itu bukan benderanya, tapi dalam beberapa kegiatan HTI, bendera-bendera itu dipakai," ujar Agus kepada wartawan, Jumat (26/10).


Untuk itu, jenderal bintang dua ini mengimbau kepada masyarakat agar jangan mau dipolitisir. Dia meminta agar masyarakat jangan mau diadu domba untuk kepentingan politik.


"Masyarakat harus lebih cerdas, ini bukan waktunya lagi diadu domba. Sudah lah, kalau untuk politik lihat track recordnya, lihat juga programnya. Jangan bawa-bawa masyarakat untuk jadi korban yang tidak perlu. Kita kasian dengan masyarakat," ucapnya. 


Agus mencontohkan, misalkan ada seseorang yang membuat tulisan di sandal atau sepatu, lalu dipakai dan kotor atau terbakar, pertanyaannya menurut Kapolda, apakah itu juga termasuk penistaan agama?.


"Kemudian, ini badan manusia ayat nggak? Itu di Palu dan Donggala banyak korban gempa, nggak ada yang ribut, ini hanya karena gitu aja ribut," tandasnya. (17M.02) 

Wartawan 17merdeka.com adalah yang namanya tercantum di susunan Redaksi. Segala proses peliputan yang diterbitkan oleh media online 17merdeka.com harus menunjukkan tanda pengenal/Kartu Pers. Hubungi kami: redaksi.17merdeka@gmail.com
Komentar
Berita Terkini