Sabtu, 18 April 2026 WIB

Reward Personel Berprestasi, Kapolri Atensi Masalah Konflik Sosial

Administrator Administrator
Reward Personel Berprestasi, Kapolri Atensi Masalah Konflik Sosial
17MERDEKA
Kapolri Jenderal Tito Karnavian didampingi Kapolda Sumut, Irjen Pol Paulus Waterpauw foto bersama personel berprestasi, Kamis (24/8)
17MERDEKA - TANAH KARO - Kapolri Jenderal Tito Karnavian menegaskan kasus konflik sosial menjadi atensinya. Dia meminta 33 Polda dan 500 Polres serta jajaran agar serius membangun kedekatan dengan masyarakat sehingga konflik sosial bisa dicegah.

"Kasus narkoba gebrak semua. Begitu juga kasus premanisme dan perampokan. Tetapi jangan sampai terjadi konflik sosial. Satu kasus konflik sosial seperti di Tanjung Balai, semua langsung lumpuh. Karena itu, saya sangat atensi kepada kasus konflik sosial. Konflik sosial harus ditangani dengan pencegahan. Aktifkan Binmas, Bhabinkamtibmas dan intelijen, 33 Polda dan 500 Polres harus aktif," tegas Tito Karnavian usai menyerahkan penghargaan kepada sebelas polisi berprestasi di Hotel Grand Mutiara, Berastagi, Kamis (24/8).

Selain itu, Tito juga menginginkan iklim kompetisi demi berprestasi tumbuh subur di jajaran kepolisian.

"Saya kan tidak fair kalau hanya memerintah anggota bekerja tetapi tidak memberi penghargaan ketika mereka berprestasi. Karena itu, kalau prestasinya di jajaran nasional, Kapolri langsung yang kasih reward. Tapi kalau prestasinya masih tingkat daerah, Kapolda yang memberi reward, begitu juga di tingkat Polres," katanya.

Kapolri memberikan penghargaan kepada sebelas polisi berprestasi jajaran Polda Sumut yang telah berhasil mengungkap sejumlah kasus.

Mereka adalah, Kasubdit I Ditresnarkoba Polda Sumut AKBP Leo Siagian atas keberhasilannya mengungkap kasus narkoba sebanyak 2 kg dengan tersangka bandar tewas ditembak.

Kemudian, Kasubdit III Jatanras Polda Sumut AKBP Faisal Napitupulu atas keberhasilannya mengungkap sindikat pembobol ATM antarprovinsi dengan enam tersangka dijebloskan ke penjara, Kasubdit II Ditresnarkoba AKBP Hilman Wijaya atas pengungkapan sindikat jaringan narkoba internasional dengan barang bukti dua kilogram sabu-sabu dan tersangka bandarnya ditembak mati.

Berikutnya Kasubdit Cyber Crime Polda Sumut AKBP Herjoni Saragih karena berhasil mengungkap identitas dan keberadaan tersangka MFB, eks siswa SMK yang menghina Presiden RI dan Kapolri Tito Karnavian via Facebook, Kasat Reskrim Polrestabes Medan AKBP Febriansah karena berhasil menangkap MFB (18), eks anak SMK yang menghina Presiden dan Kapolri via media sosial.

Selanjutnya, Kapolri memberikan penghargaan kepada Kepala Satuan Reskrim Polres Asahan AKP Bayu Putra Samara karena berhasil mengungkap kasus pembunuhan terhadap Boru Siagian di Asahan, Kasat Resnarkoba Polrestabes Medan AKBP Ganda Saragih karena berhasil mengungkap narkoba seberat 2 kilogram sabu di Jalan Sei Rokan, Jalan Seikambing.

Tak ketinggalan, Kapolri memberikan penghargaan kepada empat kapolsek berprestasi. Di antaranya Kapolsek Delitua Kompol Wira Prayatna yang mengungkap kasus begal kendaraan dengan para pelaku yang beraksi di 40 TKP, Kapolsek Medan Baru Kompol Hendra karena sukses mengungkap kasus begal, dua tersangka tewas ditembak dan Kapolsek Medan Timur Kompol Wilson Pasaribu mengungkap kasus narkoba serta Kapolsek Sunggal Daniel Marunduri atas keberhasilannya mengungkap kasus sabu sekitar 2 kg. (17M/07)


Tag:
Berita Terkait
Wartawan 17merdeka.com adalah yang namanya tercantum di susunan Redaksi. Segala proses peliputan yang diterbitkan oleh media online 17merdeka.com harus menunjukkan tanda pengenal/Kartu Pers. Hubungi kami: redaksi.17merdeka@gmail.com
Komentar
Berita Terkini