Senin, 20 Juli 2026 WIB

Polri dan Tokoh Lintas Agama Komitmen Jaga Keberagaman Umat

Administrator Administrator
Polri dan Tokoh Lintas Agama Komitmen Jaga Keberagaman Umat
17MERDEKA
Kapolda Sumut, Irjen Pol Paulus Waterpauw memukul Gong, membuka dialog tokoh lintas agama, Kamis (7/12/2017)

17MERDEKA, MEDAN - Demi menjaga kondusifitas kamtibmas dari kemajemukan masyarakat Sumut jelang perayaan hari besar Natal dan tahun baru di penghujung tahun 2017, Polri bersama tokoh lintas agama dan lapisan instansi terkait serta elemen masyarakat berkomitmen memelihara keberagaman umat beragama.

Komitmen bersama merawat keberagaman umat tersebut dibahas seluruh stake holder dan instansi terkait di Sumut melalui dialog antar umat beragama, tokoh adat dan tokoh masyarakat bertema  "Merajut Keberagaman dengan Semangat Persatuan dan Kebangsaan Guna Terciptanya Stabilitas Kamtibmas dalam rangka Mewujudkan Kesejahteraan Masyarakat Sumatera Utara" di Gedung MICC Jalan Gagak Hitam/Ringroad Medan, Kamis (7/12/2017).

Dalam acara dialog dihadiri sekitar 8.000 peserta undangan terdiri dari para tokoh masyarakat, tokoh lintas agama, 25 etnis di Sumut dan perwakilan 9 Provinsi lain itu, kegiatan diisi dengan beragam pembahasan menyangkut upaya menolak segala bentuk perpecahan di tengah masyarakat heterogen.

Sebagai nara sumber, turut hadir dalam acara Irjen Pol Drs Arkian Lubis menjabat Kakor Binmas Baharkam Polri mewakili Kapolri Jendral Tito Karnavian didampingi Gubsu HT Erry Nuradi dan Kapolda Sumut Irjen Pol Paulus Waterpauw serta sejumlah pejabat dari instansi terkait lain.

Kakorbinmas Baharkam Polri Irjen Pol Drs Arkian Lubis pada kesempatan itu mengungkapkan, dibentuknya acara dialog tersebut bertujuan menyatukan komitmen untuk menolak segala bentuk perpecahan di tengah masyarakat dengan berkontribusi secara aktif dalam merawat dan menjaga Keberagaman di Sumatera Utara.

Sementara itu Kapolda Sumut Irjen Pol Paulus Waterpauw dalam kesempatan yang sama mengungkapkan, bangsa Indonesia merupakan bangsa yang terdiri dari masyarakat majemuk. Latar belakang budaya, adat maupun agama masyarakatnya juga sangat heterogen.

"Bangsa kita ini adalah bangsa yang terdiri dari masyarakat dengan latar belakang beberapa suku dan agama yang majemuk, lebih khususnya lagi untuk wilayah Sumut yang merupakan barometer kondisi kemanan di Indonesia. Karena memiliki heterogenitas yang terdari sisi suku, agama dan budaya itulah rawan terjadi konflik horizontal apabila masyarakatnya tidak saling berkomitmen untuk memeliharanya," ujar Paulus.

Atas komitmen seluruh tokoh agama dan tokoh masyarakat serta tokoh adat yang turut serta hadir dalam dialog bersama Polri dan seluruh instansi terkait lain maupun lapisan elemen masyarakat dalam upaya menjaga kerukunan, kedamaian dan kondusifitas wilayah Sumut itu, Paulus mengucapkan rasa terimakasihnya atas sinergi yang baik tersebut.

Terlebih menurut Kapolda Sumut Irjen Pol Paulus Waterpauw, dialog tersebut sangat positif apabila dilakukan secara intens untuk membentengi generasi muda agar tidak terlibat dalam prilaku negatif seperti penyalahgunaan narkoba atau terlibat aksi kejahatan curas, curat dan curanmor (3C) serta pelanggaran hukum lainnya yang dapat merusak masa depannya.

"Sumatera Utara ini adalah rumah besar kita bersama, mari sama-sama menumbuhkan sikap toleransi dan berpartisipasi aktif dalam memelihara kamtibmas yang aman dan kondusif serta kerukunan dan kedamaian diwilayah Sumatera Utara yang kita cintai," tukas Kapolda Sumut Irjen Pol Paulus Waterpauw.

Sebelumnya, Kapolda Sumut Irjen Paulus Waterpauw juga melakukan gelar acara tatap muka dengan sejumlah pimpinan gereja. Tatap muka dalam rangka membahas terciptanya situasi keamanan dan ketertiban masyarakat menjelang Natal 2017 dan Tahun Baru 2018 itu dilaksanakan di Aula Catur Prasetya Lantai IV Markas Polda Sumut, Medan, Rabu (6/11) sore. (17M.02)


Tag:
Berita Terkait
Wartawan 17merdeka.com adalah yang namanya tercantum di susunan Redaksi. Segala proses peliputan yang diterbitkan oleh media online 17merdeka.com harus menunjukkan tanda pengenal/Kartu Pers. Hubungi kami: redaksi.17merdeka@gmail.com
Komentar
Berita Terkini