Jumat, 05 Juni 2026 WIB

Polisi Selidiki Penyebab Tewasnya 2 Siswi SMP Tenggelam di Pantai Salju

Administrator Administrator
Polisi Selidiki Penyebab Tewasnya 2 Siswi SMP Tenggelam di Pantai Salju
17merdeka.com
Proses pencarian jasad pelajar SMPN Bangun Purba setelah hanyut saat mandi di Pantai Salju

17MERDEKA, DELISERDANG - Polisi akan melakukan penyelidikan tewasnya dua siswi Sekolah Menengah Pertama Negeri (SMPN) 1 Bangun Purba yang tenggelam di Pantai Salju aliran Sungai Buaya di Dusun 1, Desa Mabar, Kecamatan Bangun Purba, Deliserdang, Minggu (22/3/2020) lalu. 

"Kita (Satreskrim Polresta Deliserdang) akan melakukan penyelidikan untuk mengetahui penyebab kedua siswi itu tenggelam dan meninggal," kata Kasat Reskrim Polresta Deliserdang, Kompol M Firdaus, Rabu (25/3/2020) sore. 

Terpisah, Kapolsek Bangun Purba AKP Sudaryanto, mengatakan dari pengakuan pengelola wisata Pantai Salju, korban saat masuk ke area Pantai Salju tanpa karcis. 

"Pengelola Pantai Salju mengaku menutup usahanya saat korban hanyut. Tapi masih kita periksa karena ada mengaku Pantai Salju buka saat korban hanyut," bilangnya.

Pun begitu, Sudaryanto menegaskan, korban meninggal murni karena hanyut. 

"Hasil dari lapangan murni korban karena hanyut, bukan ada unsur pidana," sebutnya.

Setelah korban pertama, Winda Syahfitri, pelajar kelas VII SMPN 1 Bangun Purba ditemukan, Senin (23/3/2020), sehari berikutnya, Selasa (24/3/2020), korban kedua, Rahma Alya Putri (15), warga Bangun Purba Tengah, Kecamatan Bangun Purba, Deliserdang, ditemukan. 

Kedua korban ditemukan tak jauh dari lokasi atau hanya berjarak 2-3 meter dari penemuan korban pertama. 

Diberitakan sebelumnya, Minggu (22/3/2020) sore, empat pelajar di antaranya dua laki-laki dan dua perempuan bermain di pinggir Pantai Salju.

Dua laki-laki yang bersama kedua korban, Fi dan Fr berenang ke seberang sungai, sedangkan kedua korban, Winda dan Alya di tepi sungai persis di atas batu.

Tiba-tiba salah seorang korban memanggil Fi dan Fr. "Woi tolong kami. Kami mau menyeberang," kata salah satu korban. 

Fi dan Fr melarangnya. "Jangan! Nanti kalian tenggelam," kata Fi dan Fr. Kemudian, salah satu dari Fi dan Fr berenang menyeberang untuk menemui korban, tapi saat berenang masih di tengah sungai, Winda terpeleset. 

Saat terpeleset, repleks menarik tangan Alya. Alhasil, keduanya pun hanyut tenggelam.

Melihat kedua korban tenggelam, Fi dan Fr sempat ingin menolong. tapi karena arus sangat deras dan kedua korban sudah hanyut, Fi dan Fr tak bisa lagi menyelamatkannya. (17M.05) 

Wartawan 17merdeka.com adalah yang namanya tercantum di susunan Redaksi. Segala proses peliputan yang diterbitkan oleh media online 17merdeka.com harus menunjukkan tanda pengenal/Kartu Pers. Hubungi kami: redaksi.17merdeka@gmail.com
Komentar
Berita Terkini