Jumat, 05 Juni 2026 WIB

Polisi Maksimalkan Pengamanan Aksi Bela Islam Jilid II

Administrator Administrator
Polisi Maksimalkan Pengamanan Aksi Bela Islam Jilid II
Internet
mapolda sumut

17MERDEKA, MEDAN - Polda Sumut akan melakukan pengamanan maksimal terkait demo aksi Bela Islam 212 Jilid II, yang menuntut Sukmawati Soekarnoputri segera ditangkap, Jumat (6/4).

Kapolda Sumut Irjen Pol Paulus Waterpauw mengatakan, pengamanan akan meliputi peserta demo dan juga pengguna masyarakat pengguna jalan raya.

"Jumlah personel kita lihat situasi, tapi kekuatan maksimal juga kita siapkan. Artinya, kita mau amankan semuanya, jadi pihak yang mau datang menyampaikan aspirasi juga kita amankan. Masyarakat pengguna jalan juga kita amankan," ujar jenderal bintang dua tersebut.

Dalam aksi yang akan dilakukan di Mapolda Sumut tersebut, pihaknya juga telah membangun komunikasi dengan peserta demo. Diharapkan, peserta aksi dapat menyampaikan aspirasi dengan tertib.

"Upaya komunikasi sudah dibangun yang dikomandoi oleh Wakapolda dan Kapolrestabes. Imbauan-imbauan telah kita buat, ajakan-ajakan juga sudah kita lakukan," katanya.

"Kalau sudah sepakat dengan yang dipusat atau ada imbauan-imbauan di pusat silahkan ikuti dengan tertib," sambung Paulus.

Namun, kata Paulus, pihaknya tidak akan menutup peluang bila ada perwakilan dari peserta aksi untuk duduk bersama mendiskusikan penyelesaian.

"Bila ada yang perwakilan ya monggo, kita juga tidak bisa menutupi," pungkasnya.

Sebelumnya, beredar di media sosial (medsos), pamflet seruan aksi bela Islam 212 Jilid II yang menuntut Sukmawati Soekarnoputri untuk ditangkap.

Aksi yang berkaitan dengan puisi dari anak mantan Presiden RI pertama itu, rencananya akan dilakukan pada Jumat (6/4) besok, dengan tujuan aksi dilakukan di Mapolda Sumut, usai sholat Jumat mendatang.

Menanggapi ini, Kabid Humas Polda Sumut Kombes Pol Rina Sari Ginting menghimbau, agar aksi massa yang dilakukan tindak sampai berujung anarkis.

"Saya belum ada dengar. Tapi kalau mau aksi silahkan, dan jangan anarkis," ungkapnya Rabu (4/4) kemarin.

Hanya saja, sambung Rina, terkait puisi Sukmawati tersebut, proses hukumnya kini tengah berjalan di Jakarta. Ia memonitor, telah ada dua laporan polisi berkaitan dengan itu. (17M.02) 

Wartawan 17merdeka.com adalah yang namanya tercantum di susunan Redaksi. Segala proses peliputan yang diterbitkan oleh media online 17merdeka.com harus menunjukkan tanda pengenal/Kartu Pers. Hubungi kami: redaksi.17merdeka@gmail.com
Komentar
Berita Terkini