Rabu, 22 Juli 2026 WIB
Antisipasi Respon Peristiwa New Zealand

Poldasu Siagakan Personel di Rumah Ibadah

Administrator Administrator
Poldasu Siagakan Personel di Rumah Ibadah
dok
Kapolda Sumut Irjen Pol Agus Andrianto

17MERDEKA, MEDAN - Penyerangan bersenjata yang terjadi di dua masjid di Kota Christchurch, New Zealand mendapat kritikan dari semua pihak khususnya masyarakat Sumut dan kota Medan.

Sebab, dalam aksi brutalnya, pelaku bernama Brenton Tarrant (28) kewarganegaraan Australia ini secara membabi buta menembaki sejumlah orang yang berada di dalam masjid, sehingga mengakibatkan sebanyak 49 orang tewas dan melukai 48 orang lainnya. 

Menanggapi kejadian ini, Kapolda Sumut Irjen Pol Agus Andrianto mendoakan agar korban penembakan di New Zealand dapat dimuliakan Allah SWT dan ditempatkan di SisiNya. Namun begitu, dia juga mengaku, pihaknya akan melakukan antisipasi di Sumut, khususnya rumah ibadah.

"Tidak elok kejadian di negara lain jika direspon dengan hal yang merugikan bangsa dan negara sendiri. Untuk itu, kita mengantisipasi tindakan teror yang bisa meresahkan warga, dengan melakukan pengamanan di rumah ibadah yang ada di Kota Medan dan Sumut," ujar jenderal bintang dua tersebut kepada wartawan, Sabtu (16/3).

Karenanya, Agus mengimbau agar masyarakat tidak melakukan tindakan yang merugikan diri sendiri dan orang lain. 

"Masyarakat juga harus memantau kondisi lingkungannya. Mana tau ada orang yang mencurigakan, langsung laporkan ke polisi terdekat, biar bisa kita antisipasi secara langsung sebelum jatuh korban," harapnya.

Sementara, Ketua Forum Komunikasi Umat Beragama (FKUB) Kota Medan Ilyas Halim juga berharap, atas tindakan terorisme yang terjadi di New Zealand tersebut, masyarakat agar tetap tenang dalam menyikapi kejadian itu dan terus berdoa.

"Semoga yang meninggal itu khusnul khatimah," ucapnya. 

Dia mengaku, untuk mengantisipasi hal itu tidak terjadi di kota Medan, pihaknya terus berdialog kepada pihak kepolisian agar masyarakat di kota Medan bisa tetap nyaman beribadah di setiap rumah ibadah yang ada.

"Teroris ada di mana saja, di semua agama. Kita juga akan kumpulkan tokoh agama dan remaja di setiap rumah ibadah," tandasnya. (17M.02) 

Wartawan 17merdeka.com adalah yang namanya tercantum di susunan Redaksi. Segala proses peliputan yang diterbitkan oleh media online 17merdeka.com harus menunjukkan tanda pengenal/Kartu Pers. Hubungi kami: redaksi.17merdeka@gmail.com
Komentar
Berita Terkini