Kamis, 23 Juli 2026 WIB

Polda Turunkan 100 Personel Amankan Unjukrasa Pilkada Taput

Administrator Administrator
Polda Turunkan 100 Personel Amankan Unjukrasa Pilkada Taput
17merdeka
 

17MERDEKA, MEDAN - Untuk mengamankan jalannya proses penghitungan suara Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Tapanuli Utara (Taput), Polda Sumut telah mengirimkan 100 personel dari Polres Toba Samosir (Tobasa).


Itu dilakukan menyikapi panasnya tensi pilkada Taput, karena pendukung salah satu paslon melakukan unjukrasa di kecamatan-kecamatan.


"Untuk menambah pengamaman di sana (Taput, red), kita telah mengirimkan 1 SSK dari Polres Tobasa," ujar Kasubbid Penmas Polda Sumut, AKBP MP Nainggolan kepada wartawan, Jumat (29/6).


Diakui Nainggolan, saat ini pilkada Taput sedikit memanas karena ulah pendukung salah satu calon yang tidak puas atas hasil penghitungan suara di tingkat PPK.


"Masih kondusif. Cuma agak sedikit memanas, banyak unjukrasa pendukung salah satu calon yang mungkin merasa curiga dan tidak puas dengan melakukan unjukrasa ke PPK," jelasnya.


Namun, imbuhnya, unjukrasa yang dilakukan tidak sampai melakukan pengrusakan dan aktifitas warga masih berjalanan normal. "Belum terjadi kerusuhan, aktifitas warga disana juga masih normal," sebut Nainggolan.


Disebutkannya, awal mula terjadinya unjukrasa di Taput karena adanya provokasi melalui media sosial yang menyatakan salah satu calon memenangi pilkada Taput.


"Awalnya gara-gara di facebook, yang diumumkan pemenang pilkada Taput itu satu orang dari salah satu balon. Kemudian isu beredar, hingga pendukung balon menemukan blangko-blangko kosong di salah satu PPK di Siborong-borong," terangnya.


Kemudian, lanjutnya, dari situ kemudian salah satu pendukung melakukan unjukrasa ke kantor KPUD dan mendapati tiga petugas KPU yang kemudian dibawa ke kantor Panwaslu.


"Mereka unjukrasa di sana menggedor kantor KPUD. Kebetulan ada di sana tiga pegawai dan membawanya ke Panwaslu. Kabarnya sudah dikembalikan Panwaslu, setelah diambil keterangan dari mereka bertiga," katanya.


Hingga kini, sambungnya, unjukrasa di KPUD Taput masih terjadi, namun masih aman dan kondusif. 


"Hari ini masih ada unjukrasa di KPUD, di kecamatan tidak ada lagi. Tapi masih kondusif dan tidak mengganggu rekapitulasi suara," pungkasnya. (17M.02) 

Wartawan 17merdeka.com adalah yang namanya tercantum di susunan Redaksi. Segala proses peliputan yang diterbitkan oleh media online 17merdeka.com harus menunjukkan tanda pengenal/Kartu Pers. Hubungi kami: redaksi.17merdeka@gmail.com
Komentar
Berita Terkini