Kamis, 04 Juni 2026 WIB

Pimpinan KPK Dianggap Kurang Nyali Ungkap Kasus Novel

Administrator Administrator
Pimpinan KPK Dianggap Kurang Nyali Ungkap Kasus Novel
Internet
Ketua Umum PP Pemuda Muhammadiyah Dahnil Anzar Simanjuntak (Ari Saputra/detikcom)

17MERDEKA, JAKARTA - Ketua Umum PP Pemuda Muhammadiyah Dahnil Anzar Simanjuntak mengklaim pimpinan KPK saat ini cenderung kurang nyali berhadapan dengan polisi. Menurutnya, ini tampak dari teror air keras terhadap Novel Baswedan yang hingga lewat 200 hari belum terungkap. 

Segala upaya telah dilakukan Dahnil beserta aktivis lain agar kasus Novel segera terungkap. Salah satunya mendesak pembentukan Tim Gabungan Pencari Fakta (TGPF), yang juga sudah lama disuarakan.

"Segala upaya telah kita lakukan ya, karena adanya fakta dan persekongkolan yang paripurna sehingga mendesak kami untuk menyegerakan pembentukan TGPF," ujar Dahnil di Gado-gado Boplo, Menteng, Jakarta Pusat, Sabtu (4/11/2017). 

"Karena itu, kami datangi mantan pimpinan KPK untuk melakukan pertemuan dengan pimpinan KPK yang saat ini cenderung tidak berani saat ada kasusnya yang berhadapan dengan polisi," lanjutnya. 

Dahnil menganjurkan pimpinan KPK lebih menaruh perhatian terhadap penyelesaian kasus Novel. Setelah menjalani perawatan selama lebih dari 6 bulan, kondisi mata Novel sudah menunjukkan perbaikan, walau belum penuh. Tetapi pimpinan KPK hingga kini justru belum satu suara soal pembentukan TGPF.

"Pimpinan KPK harus terang dong, mata Novel itu sudah tidak terang saat ini. Bahkan sampai saat ini pimpinan pun belum satu suara untuk mendorong pembentukan TGPF. Padahal ini menyangkut urusan anak mereka," kata Dahnil. 

Dahnil telah berkomunikasi dengan Wakil Presiden Jusuf Kalla (Wapres JK) terkait pembentukan TGPF. Dia berharap Presiden juga sudah mendengar hal itu sehingga tim ini bisa segera dibentuk. 

"Berangkat dari sini, makanya saya coba sampaikan Pak JK. Tapi hasilnya apa, kami belum tahu. Kami berharap ketika Pak Presiden sudah mendengar, kami berharap Pak Presiden dapat segera bentuk TGPF. Dan lagi, jangan pandang TGPF ini sebagai pelecehan terhadap kinerja yang dilakukan kepolisian," tegasnya. (dtc)


Tag:
Berita Terkait
Wartawan 17merdeka.com adalah yang namanya tercantum di susunan Redaksi. Segala proses peliputan yang diterbitkan oleh media online 17merdeka.com harus menunjukkan tanda pengenal/Kartu Pers. Hubungi kami: redaksi.17merdeka@gmail.com
Komentar
Berita Terkini