Rabu, 22 Juli 2026 WIB
Dimotivasi Wadir Tipidnarkoba Bareskrim Polri

Pengeroyokan Membuat AKP Ginanjar Semakin Semangat

Administrator Administrator
Pengeroyokan Membuat AKP Ginanjar Semakin Semangat
17merdeka.com

  

17MERDEKA, MEDAN - Sebagai wujud empati dan dukungan serta motivasi atas peristiwa pengeroyokan Kapolsek Patumbak AKP Ginanjar Fitriadi, Wakil Direktur (Wadir) Tindakan Pidana (Tipid) Narkoba Bareskrim Polri Kombes Pol Krisno H Siregar berkunjung ke Polsek Patumbak, Selasa (20/8).

Krisno mengatakan, kunjungan ini juga untuk mendengarkan paparan sekaligus memberikan dukungan kepada AKP Ginanjar karena telah menjadi korban pengeroyokan saat melaksanakan Gerebek Kampung Narkoba (GKN) di Marindal I, beberapa waktu lalu.

"Ini sebagai wujud empati dan juga kesetiakawanan sebagai sesama aparatur Polri yang bertugas memberantas narkoba. Sebab, kejadian pada Selasa (6/8) lalu merupakan wujud dari keseriusan Polri dalam memberantas narkoba," ujar Krisno kepada wartawan.

Krisno menegaskan, jika ada rekan Polri yang menjadi korban saat melaksanakan tugasnya, diharapkan penegak hukum lainnya dapat mengambil tindakan tegas. "Dengan begitu kita sama-sama bisa memberantas peredaran narkoba," ujarnya.

Sementara, Kapolsek Patumbak AKP Ginanjar Fitriadi memaparkan kronologis penggerebekan hingga dirinya dikeroyok kawanan bandar narkoba. 

"Saat itu, kita lagi lakukan giat GKN di Jalan Karya Marindal I karena ada laporan masyarakat di daerah tersebut disinyalir tempat beredarnya narkoba," terangnya.

Dia bersama personel segera mengambil tindakan, dan mengamankan tiga orang, hingga kembali mendapat informasi bandar besarnya berada di Jalan Marindal I Pasar IV, Gang Keluarga, Kecamatan Patumbak. 

"Lalu kita pun menyisir ke sana," sebutnya.

Namun, tersangka berinisial A ternyata mengetahui akan ditangkap, sehingga berusaha melarikan diri. Namun, saat pengejaran hingga ke jalan besar Marindal, tersangka sudah bersama 20 orang rekan-rekannya.

Selanjutnya, pengeroyokan terjadi hingga Ginanjar  mengalami luka di pipi kiri, di bawah mata dan lengannya. 

"Kemudian saya langsung dibawa ke RS Colombia untuk mendapat perawatan," ujarnya.

Ginanjar mengaku, kejadian itu merupakan pengalaman yang seru baginya serta membuatnya semakin semangat untuk memberantas narkoba di wilayah hukumnya.

"Secara tidak langsung, kita mendapat pelajaran mengenai kelompok dan kekuatan mereka. Makanya ke depan kita akan semakin menggalakkan pemberantasan narkoba dengan pengalaman yang sudah saya alami," tegasnya. (17M.02) 

Wartawan 17merdeka.com adalah yang namanya tercantum di susunan Redaksi. Segala proses peliputan yang diterbitkan oleh media online 17merdeka.com harus menunjukkan tanda pengenal/Kartu Pers. Hubungi kami: redaksi.17merdeka@gmail.com
Komentar
Berita Terkini