Jumat, 05 Juni 2026 WIB

Ops Ketupat Toba Bisa Hindari Ledakan Kasus Covid-19 di Sumut

Administrator Administrator
Ops Ketupat Toba Bisa Hindari Ledakan Kasus Covid-19 di Sumut
17merdeka.com
Petugas melakukan penyekatan terhadap pemudik

17MERDEKA, MEDAN - Operasi (Ops) Ketupat Toba 2021 yang digelar Polda Sumut dan jajaran sejak 6-17 Mei 2021, dinilai sangat berperan penting untuk menghindari ledakan kasus Covid-19 di Provinsi Sumatera Utara. 


Plt Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Sumut yang juga Jubir Satgas Covid-19 Sumut dr Aris Yudhariansyah mengakui, sejak diberlakukannya operasi Ketupat Toba itu jumlah kenaikan kasus Covid-19 di Sumut cenderung melambat, meski kasus baru masih ada ditemukan.


"Artinya, upaya untuk menemukan kasus baru bisa menjadi lebih cepat. Ini juga dapat menghambat laju penularan Covid-19 dari luar untuk masuk ke Sumut," kata Aris, Selasa (18/5/2021).


Malah, menurut Aris, seandainya penyekatan  tidak dilakukan kepolisian, bisa jadi jumlah kasus Covid-19 di Sumut akan menjadi lebih tinggi. Sebab, dengan banyaknya orang yang membawa Covid-19 dari luar, akan semakin lebih berpotensi untuk menciptakan kasus-kasus baru. 


"Sehingga ledakan kasus Covid-19 di Sumut bisa dihindari dengan adanya Operasi itu," tandasnya.


Sementara, Kabid Humas Polda Sumut Kombes Pol Hadi Wahyudi menyebutkan, Operasi Ketupat Toba 2021 merupakan wujud dari keseriusan Polda Sumut dalam mencegah penyebaran Covid-19.


Hadi menjelaskan, selama Operasi ini dilakukan, tercatat total 11.089 kendaraan yang diputar balik dari 15.208 kendaraan yang diperiksa.


"Total selama 12 hari Operasi Ketupat Toba, sebanyak 11.089 kendaraan yang diputar balik," jelas Hadi, Rabu (19/5/2021).


Hadi juga menyebutkan, selain memutar balik kendaraan, petugas di lapangan  telah memeriksa sebanyak 10.946 orang penumpang dengan swab antigen. Dari hasil pemeriksaan tersebut, dia mengakui terdapat 7 orang penumpang yang dinyatakan positif Covid-19. 


"Kami melakukan penyekatan di 73 titik batas wilayah, memutar balik kendaraan dan memeriksa para pemudik. Seluruh upaya ini, kami tempuh demi menyelamatkan masyarakat agar terhindar dari Covid-19 karena Polda Sumut bekerja serius menangkal penyebarluasan Covid-19," sebutya. 


Hadi membeberkan, untuk mengawal pelaksanaan operasi Ketupat Toba 2021, Polda Sumut mengerahkan hingga 11.600 personel gabungan. Khususnya imbuh dia, dalam menjalankan tugas di pos-pos penyekatan larangan mudik.


"Untuk itu kami mengimbau masyarakat untuk tetap menjalankan prokes, kapan pun dan di mana pun," pungkasnya. (17M.02)

Wartawan 17merdeka.com adalah yang namanya tercantum di susunan Redaksi. Segala proses peliputan yang diterbitkan oleh media online 17merdeka.com harus menunjukkan tanda pengenal/Kartu Pers. Hubungi kami: redaksi.17merdeka@gmail.com
Komentar
Berita Terkini