Jumat, 05 Juni 2026 WIB

Ngaku Anak Diculik, Rupaya Ibu Ini Teledor

Administrator Administrator
Ngaku Anak Diculik, Rupaya Ibu Ini Teledor
17merdeka.com
Bocah 10 tahun yang sempat disebut diculik, sudah bersama orangtuanya.

17MERDEKA, MEDAN - Petugas Polsek Sunggal melakukan pengecekan terkait peristiwa disebut penculikan yang sempat viral di Simpang Pemda, Kelurahan Tanjungsari, Kecamatan Medan Selayang.


Kapolsek Medan Sunggal, Kompol Yasir Ahmadi menyebut, itu terjadi karena keteledoran orangtua anak.


Kata dia, pada Rabu (31/10) sekitar pukul 07.00 WIB, ada seorang ibu diketahui bernama Sri Mahayani berteriak karena kehilangan anaknya, Oura (10).


Mendengar jeritan tersebut, Megawati Sitanggang (45), seorang penjahit kembar Taylor warga Simpang Pemda, Kelurahan Tanjungsari, Kecamatan Medan Selayang bertanya tentang awal mula kejadian.


"Kebetulan Megawati warga sekitar tempat ibu itu menjerit kehilangan anak," kata Yasir ketika ditemui wartawan di Mapoldasu, Jumat (2/11).


Menurut Yasir, Sri mengaku membawa anaknya Oura saat hendak mengisi BBM di SPBU Simpang Pemda. Namun karena SPBU tutup, Sri pergi ke SPBU Simpang Selayang.


"Sri lupa saat itu ia meletakkan anaknya di lampu merah simpang Pemda dan langsung pergi ke SPBU Simpang Selayang," sebut Yasir.


Setelah itu, sambung Yasir, usai mengisi minyak di SPBU Simpang Selayang, Sri balik ke lampu merah simpang Pemda. Dia teriak dan menyatakan anaknya hilang.


"Di situ mengundang massa dan seketika langsung berkumpul," terang Yasir. 


Setengah jam kemudian, datang tukang Gojek menghampiri kerumunan massa dan membawa anak (Oura) tersebut dan menerangkan. 


"Tukang tokek melihat anak perempuan yang sesuai dengan ciri-ciri Oura, langsung membawanya ke lokasi kejadian, simpang Pemda," katanya.


Mantan Kapolsek Patumbak ini mengatakan kejadian tersebut bukanlah penculikan, melainkan keteledoran orangtua yang meninggalkan anaknya saat mengisi minyak di SPBU. (17M.02) 

Wartawan 17merdeka.com adalah yang namanya tercantum di susunan Redaksi. Segala proses peliputan yang diterbitkan oleh media online 17merdeka.com harus menunjukkan tanda pengenal/Kartu Pers. Hubungi kami: redaksi.17merdeka@gmail.com
Komentar
Berita Terkini